LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Sempat memperkenalkan Imran Nahumarury sebagai pengganti Aji Santoso, namun pergantian manajemen membuat pelatih asal Maluku tersebut batal menukangi Laskar Joko Tingkir. Teka-teki siapa pelatih yang akan menahkodai Persela di sisa kompetisi Liga 2 Championship mulai terjawab.
Manajemen Persela Lamongan dijadwalkan akan memperkenalkan Bima Sakti sebagai pelatih kepala pada Selasa (30/12) di Stadion Surajaya Lamongan.
Mantan legenda Timnas Indonesia itu dikabarkan tidak datang sendirian. Berdasarkan informasi dari sumber internal klub, Bima Sakti bakal membawa pelatih fisik serta video analis untuk memperkuat jajaran staf kepelatihan Laskar Joko Tingkir.
“Besok rencana dikenalkan, kabarnya sekalian pelatih fisik dan video analisis,” jelas sumber tersebut.
Sejak awal kompetisi Liga Championship bergulir, posisi pelatih fisik di kubu Persela memang kosong. Sebelumnya, posisi itu sempat diisi oleh Abda Alief sebelum kompetisi dimulai. Namun karena dinilai tidak memenuhi persyaratan, Abda akhirnya batal bergabung dengan Persela.
Sementara di posisi analis, Persela sejatinya telah memiliki Herwan Hermawan, mantan analis PSPS Pekanbaru. Namun Herwan memilih mengundurkan diri sebelum tim bertolak ke Jayapura.
“Analis sudah mengajukan surat keluar sebelum berangkat ke Jayapura, suratnya sudah diterima manajemen,” imbuhnya.
Sementara itu, usai dikalahkan Persipura Jayapura dalam pekan ke-13, skuad Laskar Joko Tingkir akan dijadwalkan menghadapi tim Persiba Balikpapan pada tanggal 4 Januari 2026 di Stadion Surajaya.
Tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir, membuat Persela kesulitan bersaing di papan atas klasemen Liga 2 Championship.
“Semoga laga home kita bisa menang,” tutur karateker Persela, Ragil Sudirman.
Menurut Ragil, masih banyak yang harus dibenahi jelang melawan Beruang Madu. Salah satu fokus utama adalah lini depan, yang dinilai kerap menyia-nyiakan peluang.
“Dari pertandingan sebelumnya banyak peluang tapi gagal dikonversikan menjadi gol. Ini yang akan kita maksimalkan,” ujarnya.
Terkait kesiapan Adam Malik yang diplot menggantikan Beto, Ragil menilai Adam merupakan pemain berkualitas yang sebelumnya juga pernah mencetak gol untuk Persela. Namun pada laga terakhir, ia mengaku Adam hanya kurang beruntung.
Ragil menegaskan, meski kompetisi sudah berjalan, seluruh pemain harus tetap fokus karena Persela masih memiliki target lolos ke Liga 1.
“Saya yakinkan ke pemain dan terus memotivasi mereka agar Persela kembali dengan permainan terbaiknya,” ucap pelatih asal Karanggeneng itu.
Di putaran pertama, Persela sukses menaklukkan Persiba di kandangnya. Namun kondisi saat ini dinilai jauh berbeda, menyusul hengkangnya Fariz Julinar Maurisal dari posisi CEO serta eksodus sejumlah pemain inti Persela ke PSIS Semarang.
Penurunan performa terlihat jelas saat Persela takluk 0-2 dari Persipura Jayapura, Sabtu (27/12). Adam Malik belum mampu menunjukkan ketajamannya, sementara lini belakang yang ditinggal Otavio Dutra juga belum tampil konsisten. Duet Yoga Pratama dan Daniel Goncalves dinilai belum solid selama 90 menit.
Isu hengkangnya sejumlah pemain di bursa transfer mendatang pun mulai mencuat, meski belum ada pernyataan resmi dari manajemen. Ragil memilih tak banyak berkomentar dan tetap fokus menatap laga berikutnya.
Pelatih berusia 60 tahun itu memastikan kondisi mental pemain cukup baik, namun mengakui fisik pemain perlu peningkatan.
“Pertandingan berikutnya akan kita benahi semua. Waktu persiapan memang tidak lama, tapi saya mengapresiasi kerja keras pemain,” pungkasnya. (jar/rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta