LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Awan perubahan tengah menyelimuti Persela Lamongan. Setelah dua pemain lokal, Ocvian Chanigio dan Wawan Pebrianto, resmi berpamitan dari skuad Laskar Joko Tingkir, gelandang naturalisasi Esteban Vizcarra kini turut menyusul. Sumber internal menyebutkan, pemain asal Argentina itu sudah mengucapkan salam perpisahan melalui grup WhatsApp tim.
“Este pagi ini resmi ikut berpamitan Mas,” ujar sumber internal Radarlamongan.co.
Di tengah eksodus pemain, Persela juga memastikan pembatalan perekrutan Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala. Padahal, akun resmi Persela sempat memperkenalkan Imran pada 10 November 2025. Namun hingga laga terakhir Persela di Liga Championship, eks pelatih PSIS Semarang itu tak pernah memimpin latihan maupun mendampingi tim.
Informasi yang dihimpun, Imran baru mencapai kesepakatan lisan dengan Fariz Julinar Maurisal yang kemudian memilih hijrah ke PSIS Semarang. Manajemen Persela memberi sinyal kuat bahwa Imran tidak lagi masuk dalam rencana tim.
Penasihat Persela, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa latihan perdana usai jeda kompetisi, Senin (15/12) mendatang, tetap akan dipimpin karteker Ragil Sudirman.
“Sementara dipimpin Karteker Ragil, sambil kita memutuskan pelatih kepala,” terang Yuhronur.
Pergantian pelatih memang menjadi isu hangat di Persela sejak awal musim. Setelah memutus kerja sama dengan Aji Santoso, Ragil yang naik sebagai karteker justru membawa Persela tampil impresif dengan meraih sejumlah kemenangan. Namun, status lisensi membuatnya belum bisa menjabat sebagai pelatih kepala di Liga 2.
Terkait rumor pembatalan Imran sebagai pelatih kepala, Yuhronur tidak menampik. “Iya, ini masih kita seleksi,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, Ragil memastikan bahwa persiapan tim akan dimulai pekan depan. Para pemain yang tengah pulang kampung telah menerima instruksi untuk segera kembali ke Lamongan. Selanjutnya, Jonathan Bustos dkk akan fokus menghadapi Persipura Jayapura pada Sabtu (27/12).
Meski waktu persiapan relatif singkat, Ragil optimistis kondisi pemain tetap terjaga karena selama jeda kompetisi mereka sudah diberi program latihan mandiri.
“Semoga kondisi pemain semua baik sehingga kita bisa fight lawan Persipura,” ujarnya.
Ragil juga mengungkapkan bahwa pemain telah dihubungi untuk menyesuaikan jadwal latihan. Namun ia belum mendapat kabar terbaru terkait Affani, putra daerah Lamongan yang tengah mengikuti seleksi Timnas U-20. Menurut Ragil, Affani adalah pemain muda berbakat yang layak mendapat kesempatan berkembang.
“Pemain seperti Affani harus terus dimotivasi agar skill-nya meningkat,” jelasnya.
Soal komposisi tim, Ragil menilai stok pemain regulasi Persela masih mencukupi di berbagai posisi. Pelatih nantinya tinggal memilih pemain paling siap sesuai kebutuhan strategi.
Di tengah bongkar pasang pemain hingga ketidakpastian pelatih kepala, Ragil berharap seluruh penggawa tetap menjaga kondisi agar siap kapan saja.
“Kami terus komunikasi dengan pemain agar mereka tetap menjaga kondisi,” tuturnya.
Dengan mundurnya sejumlah pemain dan batalnya Imran menjadi pelatih kepala, Persela memasuki masa transisi penting. Manajemen kini dituntut bergerak cepat menentukan arah tim demi menjaga stabilitas Laskar Joko Tingkir pada sisa kompetisi musim ini. (jar/rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta