LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Penggawa Persela saat ini sedang menikmati waktu libur jeda kompetisi Liga Championship.
Termasuk Otavio Dutra yang memanfaatkan momen libur ini, untuk berkumpul dengan keluarga dan latihan mandiri.
Stoper naturalisasi Persela tersebut sangat enjoy berkumpul bersama keluarga. Meski aktif sebagai pemain, Dutra baru saja menyelesaikan kursus kepelatihan lisensi B.
Stoper berpostur 190 centimeter (cm) itu mengaku belum tahu kapan akan mulai melatih. Pemain berusia 42 tahun itu tetap memilih menjadi pemain, selama masih kuat untuk bermain.
Namun, dia tetap belajar menjadi pelatih bagus. Sebab, Dutra nantinya ingin menularkan kecintaan dalam sepak bola kepada generasi selanjutnya.
‘’Saya memang ambil kursus kepelatihan, untuk kapan (melatih, red), masih belum tahu, sekarang fokus main dulu,’’ ujar pemain kelahiran Brasil itu.
Baca Juga: Pohon Taman Kawasan Gajahmada Ada yang Kering, Ini Kata Dinas Perkim dan Cipta Karya Lamongan
Seperti diketahui, Dutra sempat absen dalam beberapa laga awal kompetisi. Namun, setelah Dutra bermain dan diduetkan dengan Daniel Goncalves, membuat lini belakang Persela cukup kokoh dan sulit ditembus.
Meski usianya tidak muda, namun fisik Dutra masih terjaga. Pemain kelahiran 22 November 1983 itu mengakui, komunikasi antar pemain di internal Persela sudah membaik.
Disinggung terkait dengan jadwal kompetisi musim ini. Dutra mengaku jika kompetisi Liga 2 seharusnya sama dengan Liga 1. Seluruh tim akan bertemu dengan tim lain, karena hanya ada satu grup pasti lebih menarik.
Baca Juga: Gelandang Dewa United Dikaitkan PSS, Kiprah Masa Lalu Jadi Pertimbangan Suporter Super Elja
Dia membandingkan dengan kompetisi di Brasil, yakni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 sama regulasinya, kecuali Liga 4. ‘’Semoga tahun depan ada perubahan regulasi yang tentunya lebih baik untuk kemajuan sepak bola Indonesia,’’ tuturnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan