radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Persela Lamongan mendapatkan pukulan tambahan setelah CEO Fariz Julinar Maurisal mengundurkan diri.
Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Laskar Joko Tingkir buntut pertandingan melawan Deltras Sidoarjo di Gelora Delta Sidoarjo, 11 November 2025.
Komdis PSSI menilai ada dua pelanggaran yang dilakukan Persela.
Kedua pelanggaran itu hukumannya membayar denda dengan totalnya Rp 17,5 juta.
Pelanggaran pertama terkait suporter.
Sesuai ketentuan, suporter tim tamu dilarang datang ke stadion tim tuan rumah.
Berdasarkan rilis di website PSSI, komdis menilai adanya suporter Persela Lamongan sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan di Gelora Delta Sidoarjo tersebut.
''Keputusan: denda Rp, 12.500.000,-, '' demikian kalimat di website tersebut.
Musim lalu, suporter Persela juga berulah.
Sejumlah pendukung Persela merusak fasilitas lapangan di Tuban Sport Center yang dijadikan kandang Laskar Joko Tingkir karena Stadion Surajaya Lamongan dibongkar dan dibangun kembali.
Akibat ulah sejumlah suporter itu, Persela dihukum menggelar pertandingan tanpa suporter selama satu musim ini.
Selain sanksi karena kedatangan suporter ke klub tuan rumah, bek Persela Hasim Kipuw juga kena denda Rp 5 juta.
Denda itu sebagai sanksi tambahan setelah komdis menilai Hasim Kipuw melakukan pelanggaran serius, menginjak pemain lawan.
Selain mendapatkan kartu merah langsung, komdis memutuskan Hasim Kipuw mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma