KUDUS, RADARLAMONGAN.CO - Lanjutan pekan ke-12 Liga Championship antara Persiku Kudus dan Persela Lamongan di Stadion Wergu Wetan, Minggu (23/11), berakhir imbang 1-1.
Hasil tersebut membuat Persela memperpanjang catatan apik di laga tandang. Dari lima lawatan musim ini, Laskar Joko Tingkir membukukan dua hasil imbang dan tiga kemenangan.
Persela sempat unggul lebih dulu lewat sontekan Jhon Mena pada menit ke-55. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Persiku membalas melalui gol yang dicetak Igor Henrique tujuh menit berselang.
Asisten Pelatih Persela, Ragil Sudirman, mengatakan bahwa anak asuhnya sudah bekerja maksimal meski gagal membawa pulang tiga poin.
"Itulah sepak bola. Meski tidak berhasil mengamankan tiga poin di kandang Persiku, para pemain sudah berusaha semaksimal mungkin. Alhamdulillah kita masih bisa bawa pulang satu poin," ujarnya.
Disinggung terkait mundurnya CEO Persela, Fariz Julinar Maurisal, Ragil menegaskan bahwa ia sudah meminta para pemain tetap fokus.
"Sebelum pertandingan kita sudah tahu CEO mundur. Saya tekankan jangan sampai itu memengaruhi permainan di lapangan. Tadi pemain juga sudah tampil maksimal, hanya saja belum bisa menang," tambahnya.
Sementara itu, bek kanan Persela, Rafiud Derajat, mengaku kecewa dengan hasil akhir. Ia menilai tim sebenarnya tampil cukup baik.
"Sebagai pemain, saya sangat kecewa karena kami sudah bermain maksimal. Tapi hasilnya kurang memuaskan bagi tim," tuturnya.
Laga di Kudus itu juga menjadi catatan tersendiri bagi Persela. Untuk pertama kalinya musim ini, Persela tampil tanpa manajer dalam daftar susunan pemain (DSP) setelah Fariz resmi mundur.
Nama-nama yang sebelumnya berada dalam gerbong manajemen Fariz juga tidak lagi tercantum di laman resmi iLeague.
Meski begitu, Persela tetap mampu menjaga tren tak terkalahkan di luar kandang. Sebuah modal penting untuk menatap pertandingan berikutnya. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta