LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO ‐ Persela gagal melanjutkan tren positif kemenangan dikompetisi Liga Championship. Tim kebanggaan warga Lamongan itu ditahan imbang 1-1 tim juru kunci grup timur, PSIS Semarang, Jumat (31/10), di Stadion Surajaya.
Laskar Mahesa Jenar-julukan PSIS unggul lebih dulu melalui Krisna Sulistia Budianto dimenit ke-43. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu menutup babak pertama.
Dibabak kedua, Laskar Joko Tingkir menyamakan kedudukan melalui Alberto Goncalves dimenit ke-58. Kedua tim sama-sama diganjar kartu merah. Pemain asing PSIS, Luan Sergio Nascimento dimenit ke-65. Selanjutnya, pemain U-21 Persela, M. Sadewa diusir wasit dimenit ke-73.
Tensi pertandingan terus meningkat. Meski sejumlah peluang tercipta tapi gagal dikonversikan menjadi gol. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Karteker Persela, Ragil Sudirman menjelaskan, hasil pertandingan kemarin kurang bagus. Padahal sudah ditekankan untuk pressing, tapi babak pertama pemain masih terpancing permainan bertahan PSIS.
Babak kedua, baru ada perubahan dan bisa menyamakan kedudukan.
"Babak pertama kelihatan agak lambat. Jadi baru ada perubahan di babak kedua, meski hasilnya belum maksimal. Kami mohon maaf," ujar Ragil saat post match press conference.
Kiper Persela, Mario F Londok memohon maaf pertandingan tadi belum menang. Seharusnya bisa mengamankan poin kandang, ke depan akan dijadikan pembelajaran. "Kami mohon maaf dan akan memperbaiki," terangnya.
Karteker PSIS, Ega Raka Galih bersyukur bisa mendapatkan satu poin di luar kandang. Pemain disiplin dan bisa menjalankan strategi yang diberikan dengan baik.
Babak pertama, pelatih menerapkan skema berbeda sehingga mampu unggul. Namun Persela mampu menyamakan kedudukan. Meski begitu, dia mengapresiasi kerja keras pemain. "Terima kasih pemain sudah berjuang keras," tuturnya.
Kapten PSIS, Ahmad Syiha Buddin bersyukur berhasil meraih sau poin. ''Hasil ini akan dijadikan motivasi untuk bekerja keras lagi di pertandingan selanjutnya,'' ucapnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta