radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Persela Lamongan dan PSS Sleman sama – sama dalam motivasi tinggi saat keduanya bertemu di Stadion Surajaya Lamongan nanti sore (25/10) pada pekan ke-7 Liga Championship 2025/2026 grup timur.
PSS Sleman menjadi satu – satunya tim yang belum terkalahkan.
Seri juga tidak pernah. Klub berjuluk Super Elang Jawa itu menduduki pemuncak klasemen sementara dengan perolehan sempurna, 18 poin dari hasil enam kali menang.
Tim polesan Ansyari Lubis itu tentu termotivasi untuk terus mencatatkan rekor sebagai tim tak terkalahkan.
Sedangkan Persela saat ini masih berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan raihan 10 poin.
Namun, Laskar Joko Tingkir mencatatkan hasil apik di dua laga terakhirnya.
Bermain di kandang lawan, Persela mempecundangi tuan rumah Persiba Balikpapan.
Persela juga memutus rekor kemenangan beruntun yang diraih Barito Putera.
Tren permainan Persela ini tentu ingin dilanjutkan ketika bermain di kandang.
Meskipun, pelatih karteker Ragil Sudirman tidak bisa memainkan tiga pemain kuncinya.
Yakni, pemain asing Jonathan Bustos, pemain naturalisasi Esteban Viscarra, dan bek Rafiud Drajat.
Menurut Ragil, persiapan timnya sudah dilakukan dengan maksimal.
Bek Hasim Kipuw yang sebelumnya dibekap cedera, mulai ikut program latihan.
Kondisinya berangsur membaik. Namun, dia belum memastikan pemain kelahiran Maluku itu bakal dimainkan nanti sore.
“Saya menilai ini pertandingan yang ketat. Karena PSS Sleman pastinya ingin mempertahankan posisinya, sedangkan Persela juga mau mengamankan poin,” jelasnya.
Laga di kandang ini menjadi ujian Ragil setelah dia sukses membawa enam poin dari dua laga away.
Pertandingan ini juga menentukan jarak poin kedua tim. Jika Persela menang, maka jarak poin dengan PSS dapat dipangkas.
Sebaliknya, jika PSS yang menang, maka jarak poin makin melebar. Pelatih asal Kecamatan Karanggeneng itu meminta para pemainnya tetap fokus hingga menit akhir.
Selama peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan belum ditiup wasit, apapun bisa terjadi di lapangan.
Ragil menuturkan, pada setiap pertandingan akan dihadapkan lawan yang berbeda. Skema permainan yang disiapkan juga ada banyak perbaikan.
“Intinya tetap berusaha mengamankan tiga poin, semoga apa yang kita harapkan bisa terealisasi,” harapnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma