Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Diwarnai Insiden Lampu Mati, Persela Lamongan Takluk 1-2 dari Persipura Jayapura di Surajaya

Indra Gunawan • Selasa, 7 Oktober 2025 | 04:59 WIB

 

Jonathan Bustos berjibaku melewati hadangan pemain Persipura Jayapura.
Jonathan Bustos berjibaku melewati hadangan pemain Persipura Jayapura.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Persela dipermalukan tamunya Persipura Jayapura dengan skor 1-2 di Stadion Surajaya Lamongan, Senin malam (6/10). Hasil ini membuat skuad Laskar Joko Tingkir masih tertahan dengan empat poin, serta gagal memperbaiki posisi di klasemen grup timur Liga Championship.

Sedangkan Persipura mengemas tujuh poin dan memperketat persaingan papan atas klasemen sementara.

''Pertandingan malam ini kita kalah dua kali di kandang. Sayang sekali kita tidak bisa memanfaatkan keunggulan lebih dulu. Yang jelas saya bertanggung jawab atas hasil ini,'' ungkap Head Coach Persela, Aji Santoso saat post match press conference. 

Skuad biru muda mengawali babak pertama dengan blunder Jonathan Bustos. Untungnya tim tamu belum bisa memaksimalkan peluang. 

Persela baru membuka keunggulan dimenit ke-35 melalui sepakan Osvaldo Haay. Berawal dari drible yang dilakukan Jonathan Bustos diblok pemain belakang Persipura. Selanjutnya, bola liar menuju kaki Adam Malik yang melepaskan umpan dan diteruskan Osvaldo Haay. 

Persela memiliki peluang menggandakan kedudukan pada tambahan waktu. Adam Malik yang one on one dengan Kiper Persipura, gagal mengkonversikan peluang emas. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim merefresh sejumlah pemain. Laga sempat dihentikan sekitar lima menit dimenit ke-71 karena lampu mati. 

Setelah laga dimulai kembali, tim tamu mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui tandukan pemain pengganti, Jeam Kelly Sroyer dimenit ke-72. Mutiara Hitam-julukan Persipura berbalik unggul 1-2 melalui tendangan keras Ramai Rumakiek dimenit ke-76. 

''Padahal tiga hari sebelumnya kita sudah antisipasi dalam latihan. Kembali lagi dalam pertandingan masih terjadi gol,'' ucap pelatih 55 tahun itu.

''Sebenarnya tidak ada pengaruh lampu mati, sebab mati lampu tidak ada unsur kesengajaan. Gol kesalahan dari kami karena tidak bisa mengantisipasi,'' sambungnya. 

Skor 1-2 untuk keunggulan tim besutan Ricardo Salampessy tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. 

''Saya sayangkan pemain pengganti kurang bisa menunjukkan performa yang bagus. Tadi tidak bisa menunjukkan satu progres,'' imbuh pelatih asal Malang tersebut. 

Bek kiri Persela, Fardan Harahap memohon maaf kepada suporter atas kekalahan ini. Menurut dia, dua gol terjadi karena sedikit kehilangan fokus dari pemain. 

''Kami dari pemain akan melakukan introspeksi dan pelatih akan melakukan evaluasi agar lebih baik ke depannya,'' kata Fardan. 

Head Coach Persipura, Ricardo Salampessy bersyukur atas kemenangan away ini. ''Puji Tuhan hasil yang kami dapat malam hari ini,'' tuturnya. 

Menurut dia, ini hasil kerja keras dari pemain dan kesabaran memanfaatkan peluang. ''Meski di babak pertama sempat ketinggalan, babak kedua kita dapat momentum untuk bisa mencetak gol. Hasil ini untuk pendukung Persipura dimana saja,'' ujarnya. 

Disinggung terkait insiden mati lampu dan pertandingan sempat dihentikan. Ricardo menilai, timnya sebenarnya dirugikan karena sempat menekan. 

''Tapi pemain Persela kehilangan konsentrasi. Entah itu keberuntungan untuk kita atau apa, tapi yang jelas ini hasil kerja keras para pemain,'' tutur pelatih berusia 41 tahun tersebut. 

Pemain Persipura, Ramai Rumakiek bersyukur atas hasil ini. ''Mudah-mudahan ini menjadi modal ke depannya,'' ucapnya. (ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#ricardo salampessy #aji santoso #Liga Championship #jayapura #persipura #lamongan #persela