LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Persela Lamongan bertekad mengakhiri paceklik kemenangan di laga resmi. Tercatat, kemenangan terakhir Laskar Joko Tingkir diraih pada 21 Desember 2024 lalu saat menumbangkan Persibo Bojonegoro dengan skor 3-1 di Stadion Tuban Sport Center pada babak penyisihan Liga 2 musim 2024/2025.
Sejak saat itu, 10 pertandingan resmi yang dijalani Persela berakhir tanpa kemenangan. Situasi tersebut membuat laga melawan Persiku Kudus di Stadion Surajaya besok (29/9) terasa begitu krusial.
Pelatih Persela, Aji Santoso, menegaskan bahwa kemenangan kali ini bukan hanya penting untuk mendongkrak poin, tetapi juga untuk memulihkan mental anak asuhnya.
“Persiapan sudah matang. Semua pemain siap main. Saya sudah sampaikan kepada seluruh pemain, bagaimana mereka harus berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menang. Dua pertandingan awal belum bisa menang, jadi kemenangan besok sangat berarti buat kami. Pertandingan ini sangat amat penting,” tegas Aji.
Usai melakoni dua laga dengan hasil kurang memuaskan, Persela kini bertekad bangkit dan berisap kembali memanaskan persaingan di Grup Timur Liga Championship.
Sementara itu, Hendro Siswanto, gelandang senior Persela, menegaskan bahwa seluruh pemain punya tekad serupa. “Besok home kedua. Mau tidak mau kita harus bisa meraih kemenangan,” ujarnya.
Selain John Mena yang masih menjalani hukuman larangan bermain, serta Otavio Dutra yang izin mengikuti pelatihan lisensi B, seluruh pemain Persela dipastikan dalam kondisi siap tempur. Tidak ada yang mengalami cedera maupun akumulasi kartu.
Sementara itu, Pelatih Persiku Kudus, Alfiat, menegaskan timnya bertekad kembali meraih poin maksimal seperti saat menghadapi PSIS Semarang. Ia berharap anak asuhnya bisa bermain disiplin, penuh tanggung jawab, dan bekerja keras.
“Materi pemain Persela saya pikir tidak perlu diragukan lagi. Tapi saya sebagai pelatih tetap yakin dan optimistis, kami bisa meraih poin maksimal di sini,” ujar Alfiat dengan rasa penuh optimistis. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta