radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Skuad Persela Lamongan masih perlu banyak berbenah.
Hasil uji coba melawan Persekat Tegal di lapangan Tuban Sport Center Kamis (21/8) yang berkesudahan imbang, 1 – 1, menjadi gambaran tim Laskar Joko Tingkir ini belum 100 persen siap bersaing Championship.
Pelatih Persela, Aji Santoso, mengakui hasil uji coba kurang baik.
Pemain masih belum berhasil keluar dari masalah finishing.
Akibatnya, ada beberapa peluang tidak berbuah gol.
Padahal, sebelum uji coba Beto Goncalves dkk sudah difokuskan latihan finishing.
"Kita akan benahi lagi, optimistis bisa," ujar pelatih berkaca mata itu.
Aji menilai dalam beberapa kali uji coba, kesalahan pemain tetap di finishing.
Aji berharap situasi ini tidak terjadi pada pertandingan resmi kompetisi yang dulunya bernama Liga 2 Indonesia tersebut.
Sebab, sangat merugikan tim. Apalagi, persaingan sangat ketat pada musim 2025/2026.
Seperti diberitakan, Persela masuk grup timur bersama tiga tim degradasi dari Liga 1, yakni Barito Putra, PSS Sleman, dan PSIS Semarang.
Aji menuturkan, pemain sebenarnya sudah fokus. Namun, akurasi target kurang tepat sasaran.
Dia akan memaksimalkan persiapan hingga menjelang kick-off.
Apakah ada rencana menambah striker lagi? Aji mengatakan, Persela sudah memiliki tiga striker yang bisa diturunkan untuk menghadapi kompetisi musim ini.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu merasa belum perlu menambah striker lagi. Semua pemain akan disiapkan dengan baik hingga kompetisi.
‘’Waktu kita tidak banyak, jadi harus secepatnya melakukan perbaikan kekurangan sebelumnya,” tutur pelatih asal Malang itu.
Selain finishing, Aji menilai sudah lebih baik dari uji coba sebelumnya. Komunikasi, chemistry antarpemain sudah mengalami peningkatan. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma