radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Liga 2 musim ini, manajemen Persela Lamongan tetap memberikan kebebasan kepada pemain asing dan naturalisasi untuk tinggal di Surabaya.
Pelatih Persela, Aji Santoso. Mengatakan, tidak masalah pemain asing memilih tinggal di Surabaya.
Baginya, terpenting pemain merasa nyaman, sehingga tidak berpengaruh pada kualitas latihan nantinya.
“Yang penting mereka merasa nyaman, itu sudah sangat membantu untuk proses persiapan,” ujar pelatih asal Malang itu.
Untuk persiapan Liga 2 musim ini, Persela sudah merekrut tiga pemain asing.
Mereka adalah Jhon Edy Mena, Daniel Gonçalves, dan Jonathan Bustos.
Selain itu, ada pemain naturalisasi.
Yakni, Esteban Viscarra, Otavio Dutra, dan Alberto Gonçalves da Costa alias Beto Goncalves.
Menurut mantan pelatih PSPS Pekanbaru tersebut, jika suasana hati mereka senang, maka program latihan bisa diterima dengan mudah.
Aji hanya mengingatkan mereka harus professional.
Karena tempat tinggalnya jauh, maka tidak bisa dilakukan pengawasan langsung.
Pemain harus komitmen untuk menjaga kebugaran fisiknya selama di apartmen.
“Saya yakin pemain paham dengan situasi itu karena mereka pemain profesional,” terang pelatih 55 tahun itu.
Pelatih yang pernah menukangi Persebaya Surabaya itu berharap program latihan yang sudah disusun bisa terlaksana dengan baik.
Beberapa pemain yang belum bisa gabung latihan, dirinya sebelum berangkat TC, 22 Juli mendatang, sudah berkumpul.
Menurut Aji, mereka yang belum gabung sudah mengajukan izin.
Dia mencontohkan Beto Gonçalves. Striker berpengalaman di liga Indonesia itu sudah menjadwalkan liburannya sebelum deal dengan Persela.
“Kami tetap menunggu dan semoga mereka bisa adaptasi dengan cepat,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma