LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Setelah sekian lama harus mengungsi ke luar kota akibat renovasi stadion, Persela Lamongan akhirnya kembali bisa menggunakan markas kebanggaannya, Stadion Surajaya.
Sore ini, Selasa (1/7), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dijadwalkan memulai latihan perdana sebagai persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025-2026.
Latihan dijadwalkan digelar pukul 15.00 WIB dan akan langsung berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan.
Kepastian ini disampaikan oleh Mahfud Safi’i, selaku Kepala Rumah Tangga Mess sekaligus ketua Panpel Persela, ketika dikonfirmasi oleh wartawan Jawa Pos Radar Lamongan, Selasa (1/7) pagi.
"Latihan perdana di Stadion Surajaya, pukul 15.00 WIB," ujar pria yang akrab di panggil Lepok tersebut.
Tak hanya sekadar memulai latihan, momen ini juga akan dibarengi dengan prosesi simbolis berupa pemotongan tumpeng.
Acara ini menjadi penanda rasa syukur atas kembalinya skuad Persela ke rumah sendiri setelah sempat terusir akibat proses renovasi stadion yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Nanti sekaligus ada acara pemotongan tumpeng di Stadion,” imbuhnya.
Seperti diketahui, pada musim sebelumnya Persela harus rela bermain di luar Lamongan karena Stadion Surajaya tengah dalam tahap renovasi besar-besaran untuk meningkatkan fasilitas dan kenyamanan bagi pemain maupun penonton. Kini, setelah proses perbaikan mulai rampung, Persela bersiap memulai era baru di kandang sendiri.
Sementara itu manajer Persela Fariz Julinar Maurisal mengatakan, latihan perdana ini rencananya akan diikuti oleh mayoritas pemain lokal yang telah resmi bergabung.
Beberapa wajah baru yang diperkenalkan beberapa waktu lalu juga kemungkinan besar turut ambil bagian dalam sesi latihan hari ini.
“Kalau yang asing mungkin masih menunggu kelengkapan administrasi. Tapi pemain lokal, Insya Allah bisa ikut semua,” jelas pengusaha asli Lamongan tersebut.
Kembalinya Persela ke Stadion Surajaya menjadi semacam obat rindu setelah beberapa musim terakhir harus menjalani laga kandang di luar Lamongan.
Namun, kebahagiaan ini harus dibarengi dengan kenyataan pahit. Karena musim depan Persela dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin PSSI berupa larangan kehadiran penonton selama satu musim penuh.
Hukuman ini merupakan buntut dari kericuhan yang terjadi di Stadion Tuban Sport Center pada musim lalu, yang melibatkan suporter saat Persela melakoni laga kandang di sana. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta