Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Begini Tanggapan Suporter dan Manajemen Persela Usai Banding Ditolak PSSI

Rika Ratmawati • Senin, 10 Maret 2025 | 23:18 WIB

 

MERUGIKAN: Aksi kerusuhan yang dilakukan oknum suporter Persela menimbulkan sanksi berat dari PSSI terhadap Persela. 
MERUGIKAN: Aksi kerusuhan yang dilakukan oknum suporter Persela menimbulkan sanksi berat dari PSSI terhadap Persela. 

LAMONGAN, Radarlamongan.co - PSSI menolak banding yang diajukan panitia pelaksana (panpel) Persela, atas insiden kerusuhan suporter dalam laga Persela menjamu Persijap di Stadion Tuban Sport Center (TSC). 

Keputusan PSSI menguatkan hasil yang dirilis komisi disiplin (komdis) sebelumnya, dengan memberikan sanksi berat bagi tuan rumah Laskar Joko Tingkir. Laga home Persela musim depan sepenuhnya tanpa kehadiran suporter dan denda sebesar Rp 110 juta. 

Bahkan, Manajemen Persela harus mengganti sepenuhnya kerusakan Stadion TSC, akibat ulah oknum yang merusak fasilitas milik Pemkab Tuban tersebut. Kerugian yang diterima manajemen sangat besar, karena laga tanpa suporter akan menghambat pendapatan tim. 

Ada empat poin memberatkan dalam surat keputusan PSSI. Meliputi kerusuhan yang terjadi mencoreng wajah persepakbolaan nasional, serta kerusuhan yang terjadi menunjukkan kurang optimalnya pembinaan suporter oleh Persela.

Selain itu, Panpel Persela dinilai kurang memahami hakikat program PSSI dalam transformasi dengan pengawasan FIFA. Terakhir, Panpel Persela pernah dijatuhi sanksi disiplin atas pelanggaran yang sejenis. 

Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal mengatakan, manajemen sudah berusaha mengajukan banding. Seperti diketahui, sepak bola Indonesia sedang menuju transformasi untuk kemajuan sepak bola. Dimana kejadian yang ada dalam suatu pertandingan selalu menjadi sorotan. 

Keputusan ini sangat berat. Tidak mudah bagi tim untuk menjalani hukuman tersebut, dimana pembangunan stadion sudah selesai.

‘’Pesan saya untuk suporter, ini pembelajaran untuk kita semua agar tidak ada lagi kejadian seperti ini terulang di suatu pertandingan, khususnya tim Persela Lamongan,’’ ucap Fariz.

‘’Kita semua cinta Persela, saya pun cinta Persela, keputusan ini berat untuk kita,’’ sambungnya. 

Perwakilan Suporter Persela, Verdi mengaku kecewa atas penolakan banding yang diajukan. Namun, diakuinya, ini menjadi sebuah pembelajaran berharga untuk semua. 

‘’Jangan pernah melakukan tindakan anarkis yang berujung kerugian terhadap klub kebanggaan bersama,’’ ujarnya. 

Dia mengingatkan masih banyak cara yang lebih elegan yang bisa dilakukan, untuk menyuarakan protes kepada manajemen karena performa klub yang sedang menurun. 

‘’Untuk semua fans Persela wajib instrospeksi agar kedepan bisa lebih dewasa dalam menyikapi hal apapun,’’ terangnya. (rka/ind) 

Editor : Anjar D. Pradipta
#Komite Banding PSSI #lamongan #pssi #persela