LAMONGAN, Radarlamongan.co - Absennya Ezechiel N’douasel dalam laga melawan Persipal FC, membuat lini depan Persela tumpul.
Meski banyak peluang yang diciptakan tapi tidak bisa dikonversikan menjadi gol. Seperti diketahui, bursa transfer masih tersisa satu minggu lagi.
Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah striker lokal sebagai pelapis Eze.
Salah satu opsinya yakni Rafli Ariyanto yang sudah mengemas lima gol. Klubnya Persekat Tegal kemungkinan besar tidak lolos fase grup.
Head Coach Persela, Zulkifli Syukur mengatakan, dalam bursa transfer ini untuk tambahan akan disesuaikan dengan kebutuhan tim.
Karena masih ada waktu hingga Tanggal 15 Januari 2025. Nantinya tim pelatih akan melakukan evaluasi untuk menghadapi delapan besar.
Sementara untuk slot asing sudah terpenuhi semua dengan kedatangan Kim Do-Hyun. Kemudian untuk lini depan ada tiga, yakni Eze, Samsul Arif, dan Ahmad Ihwan.
‘’Saya rasa lini depan masih aman, tapi ya kita lihat lagi karena tujuannya kita bisa promosi,” ucap pelatih asal Makassar tersebut.
Laskar Joko Tingkir sudah dipastikan melenggang ke babak delapan besar. Namun, Persela harus tampil all-out pada laga pamungkas grup 3 Liga 2, untuk bisa mengamankan posisi puncak klasemen.
Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal merasa senang karena Persela dipastikan lolos delapan besar.
Namun, dia meminta pemain tetap fokus, karena babak delapan besar nanti persaingannya makin kompetitif.
Disinggung terkait tambahan pemain di bursa transfer. Fariz tak menutup kemungkinan adanya tambahan pemain.
Menurut dia, manajemen masih melihat sisi mana yang dibutuhkan untuk delapan besar.
‘’Kita masih menunggu evaluasi, secepatnya akan diputuskan jika memang ada tambahan amunisi untuk delapan besar,” terangnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta