LAMONGAN, Radarlamongan.co - Persela menjadi tim pertama di grup 3 Liga 2 yang mengunci tiket lolos ke delapan besar, meski hanya bermain seri 0-0 menjamu Persipal FC di Tuban Sport Center, Minggu sore (5/1).
Seperti diketahui, hanya dua tim yang berhak lolos di grup 3. Sehingga, empat tim bakal bersaing untuk memperebutkan tiket kedua.
Meliputi Persibo yang sementara mengoleksi 23 poin, Deltras FC dengan 22 poin, Persipal FC dengan 22 poin, dan Persipura dengan 20 poin.
Empat tim tersebut bakal saling bunuh pada laga pamungkas nanti. Yakni Persibo melawat ke markas Deltras FC, serta Persipal FC menjamu Persipura. Namun, posisi puncak belum aman bagi Laskar Joko Tingkir.
Meski lawan di laga pamungkas tidak memiliki kesempatan lolos ke babak selanjutnya, tapi Persela harus bekerja ekstra untuk bisa mengunci puncak klasemen grup 3.
Baca Juga: Eze dan Esteban Cedera, Persela Siapkan Pemain Alternatif Hadapi Persipal
Minimal Persela harus menahan imbang tuan rumah Laskar Joko Samudro – julukan Gresik United.
‘’Berharap pertandingan lawan Gresik United pemain bisa all-out,’’ tutur Head Coach Persela, Zulkifli Syukur.
Bermain dihadapan ribuan fans setianya, Persela tidak tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu Laskar Tadulako – julukan Persipal FC. Tiga pemain inti absen, yakni Ezechiel Ndouassel, Esteban Vizcarra, dan Tony Sucipto.
Absennya mesin gol yang masuk dalam jajaran top scorer tersebut, membuat lini depan Persela tumpul.
‘’Kemudian pemain yang absen hari ini (kemarin sore), diharapkan bisa bergabung dengan tim (melawan Gresik United),’’ ucap pelatih asal Makassar tersebut.
Sedangkan, penampilan perdana stoper berpaspor Perancis, Fabien Garcia cukup meyakinkan. Stoper berpostur 181 centimeter (cm) tersebut memiliki keunggulan duel udara.
Namun, Fabien Garcia kerap out position yang cukup riskan saat lawan melakukan counter attack.
Beberapa jam sebelum pertandingan, Manajemen Persela mengumumkan perekrutan gelandang berpaspor Korsel, Kim Do-Hyun dari Persikota. Namun, gelandang berusia 30 tahun tersebut tak dimainkan.
Zulkifli mengatakan, pemain sudah berusaha keras untuk menciptakan gol, yakni banyak peluang tercipta tapi tidak berbuah gol.
Menurut dia, hasil ini hanya faktor keberuntungan. Sehingga hasil imbang ini bukan karena hal non-teknis.
‘’Kita punya banyak pertimbangan terkait performa striker, keputusan tepat melepas Lukman, tim tidak bertumpu pada Eze saja,’’ ujar pelatih berusia 40 tahun tersebut.
Pemain Persela, Arsyad Yusgiantoro menuturkan, dirinya dan rekan-rekannya sudah berusaha keras tapi belum bisa memberikan kemenangan. ‘’Kedepan akan diperbaiki,’’ ucap Arsyad.
Head Coach Persipal FC, Ahmad Zulkifli merasa senang bisa mencuri satu poin di kandang Persela. Hasil ini membuka peluang bagi Persipal FC untuk masuk delapan besar.
Menurut dia, pertandingan sangat seru. Dia memuji pemain belakang dan kiper yang tampil cukup baik. ‘’Kita senang taktikal berjalan baik, dan hasil ini menjadi motivasi tersendiri,’’ ucap Achmad Zulkifli.
Kiper Persipal FC, Rajiv merasa senang atas hasil ini meski harus menunggu hasil pertandingan tim lain. ‘’Namun hasil ini akan menjadi semangat untuk pemain,’’ ujar Rajiv. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta