Radarlamongan.co – Pelatih, pemain, dan official tim Persela berziarah ke makam legenda Persela Choirul Huda, Rabu (16/10).
Samsul Arif menjadi salah satu pemain yang terlihat emosional. Pemain kelahiran Bojonegoro itu menyaksikan langsung kepergiaan legenda Persela tersebut tujuh tahun lalu.
Menurut Samsul, Choirul Huda merupakan pemain yang sangat loyal dengan Persela.
Bahkan sebelum meninggal sang kapten juga memberikan hadiah kemenangan untuk Persela, sehingga bisa lolos dari zona degradasi.
‘’Semoga sang kapten (Choirul Huda, Red) diterima seluruh amal baiknya, dan Persela bisa terus menjadi kebanggaan warga Lamongan,” harapnya.
Di momen yang bersamaan, Persela kini sedang berjuang untuk memperbaiki klasemen sementara di grup tiga Liga 2.
Selain itu, Persela harus menanggung sanksi dari komisi disiplin PSSI berupa denda dan empat laga home tanpa penonton.
Jenis pelanggarannya, terjadi pelemparan, penyerangan, dan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan pada laga Persela vs Rans Nusantara FC. Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal mengaku sudah mengajukan banding terkait dengan sanksi tersebut.
‘’Berharap ada keputusan yang baik untuk Persela kedepan,’’ ucap Fariz. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta