LAMONGAN, Radar Lamongan - Debut Dede Sapari di Liga 2 bersama Persela musim lalu mampu mencuri perhatian.
Awalnya bek sayap muda tersebut hanya diplot mengisi slot pemain U-21.
Namun, penampilan Dede justru sangat moncer, yang selalu menjadi pilihan utama tim pelatih.
Bahkan, jebolan akademi Persib Bandung ini bisa bermain di posisi lain.
Ketika bek asing Persela Jonathan Campbel cedera, Dede mampu menjalankan tugas sebagai stoper dengan sangat baik.
Hal itu menjadi pertimbangan Manajemen Persela, yang menyodori kontrak untuk musim depan.
Namun, pemain kelahiran 8 April 2004 tersebut belum memberikan jawaban pasti.
Ada komunikasi (dengan Manajemen Persela, Red), tapi masih belum deal, ujar Dede saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (17/6).
Dede belum menerima perpanjangan kontrak, kemungkinan karena didekati banyak klub.
Dede mengakui ada komunikasi dengan sejumlah tim lain.
Bahkan ada tawaran juga dari tim Liga 1 untuk bergabung.
Setidaknya enam tim Liga 1 sudah menghubungi pemain berpostur 176 centimeter (cm) tersebut.
Namun Dede masih belum memutuskan dengan tim mana akan berlabuh.
Masih mencari yang terbaik, karena saya ingin ilmu ini berkembang, terang mahasiswa jurusan pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi (PJKR) itu.
Dede mengatakan, selama jeda kompetisi ini dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan dan latihan di Akademi Persib.
Dia ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman, supaya bisa dalam top performa ketika bergabung dengan tim musim depan.
Berlatih di akademi sangat menyenangkan untuk meng-upgrade ilmu dan pengalaman, ucap pemain berusia 20 tahun tersebut.
Manajer Persela Fariz Julinar Maurisal belum berkomentar banyak terkait hal tersebut.
Namun, dia mengaku sudah mulai mempersiapkan tim dan menjalin komunikasi dengan beberapa pemain.
Belum ada informasi resmi dari PSSI, kita masih menunggu, ujar entrepreneur muda di Lamongan tersebut. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta