Kenali Potensi Anak, Yayasan Sabilillah Gudangnya Prestasi

Ahmad Asif Alafi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 15:18 WIB
SUKSES: Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T bersama kepala MATAS Lamongan, Novianti Agustina, S.Psi., S.Pd., M.M dan guru berfoto atas prestasi juara satu karnaval tingkat MTs 2026.
SUKSES: Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T bersama kepala MATAS Lamongan, Novianti Agustina, S.Psi., S.Pd., M.M dan guru berfoto atas prestasi juara satu karnaval tingkat MTs 2026.

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Deretan prestasi terus mewarnai perjalanan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sabilillah Lamongan. Capaian prestasinya dari akademik, olahraga, seni hingga kegiatan nonakademik lainnya. Levelnya, kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.

Capaian itu menunjukkan proses pembinaan secara berkelanjutan berada di jalur sesuai harapan. 

Tiga lembaga pendidikan yang dikembangkan, yakni MI Unggulan Sabilillah, MTs Unggulan Sabilillah, dan MA Unggulan Sabilillah, sama-sama memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. 

Baca Juga: Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan, H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T. Raih Radar Bojonegoro Awards

MI Unggulan Sabilillah, misalnya. Selama satu semester, anak didiknya mampu meraih 200 lebih prestasi. Tak mau ketinggalan, murid MTs Unggulan Sabilillah dan MA Unggulan Sabilillah juga mencatatkan prestasi di berbagai bidang. 

HEBAT: Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T bersama Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A, M.Ek foto bersama guru MIUS dengan piala juara satu karnaval Tingkat MI Lamongan 2026.
HEBAT: Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T bersama Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A, M.Ek foto bersama guru MIUS dengan piala juara satu karnaval Tingkat MI Lamongan 2026.

''Awal kami membangun pendidikan tentu didasari niat untuk membangun pendidikan yang bermutu di Kabupaten Lamongan,’’ kata Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T. 

Niat tersebut kemudian diwujudkan melalui sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Siswa juga diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, kesenian maupun berbagai kegiatan kesiswaan.

Menurut H Ongki, sistem pendidikan yang baik harus dibarengi dengan kemampuan lembaga dalam mengenali potensi setiap peserta didik. Sebab, setiap anak memiliki bakat dan kebutuhan pengembangan yang berbeda.

‘’Dalam pelaksanaannya menghadirkan sistem saja tidak cukup. Harus kita imbangi dengan menggali potensi setiap anak di sekolah,” jelasnya.

Pemetaan potensi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan siswa. Mereka yang memiliki kemampuan akademik diarahkan untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai pembinaan dan kompetisi. Sementara siswa yang memiliki bakat olahraga mendapatkan ruang melalui kegiatan, event, pembinaan, hingga pendidikan olahraga.

MANTAP: Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan, Setyo Agung Laksono, S.Kom menerima piala atas juara 3 gerak jalan.
MANTAP: Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan, Setyo Agung Laksono, S.Kom menerima piala atas juara 3 gerak jalan.

Pendekatan serupa diterapkan bagi siswa yang memiliki ketertarikan di bidang seni maupun bidang lainnya. 

Dengan sistem tersebut, bakat yang dimiliki siswa tidak berhenti sebagai potensi. Namun, terus diasah agar berkembang menjadi kemampuan yang dapat memberikan prestasi.

‘’Anak-anak ini kami jaga, kami rawat, kami didik seperti mendidik anak kita sendiri. Kebutuhannya kami layani, kemudian kami melakukan pemetaan, misalnya anak ini berbakat di bidang apa,’’ tutur H Ongki.(sip/)

 

 

 

Editor : Arya Nata Kesuma
H. Ongki Yayasan Sabilillah prestasi pendidikan