Dedikasi untuk Kemajuan Pendidikan
radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Dedikasi dalam mendirikan dan mengembangkan dunia pendidikan mengantarkan Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan, H. Ongki Wijaya Ismail Putra, S.T. meraih apresiasi Inspiring Education Figures dalam ajang Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya dalam mengembangkan pendidikan di bawah naungan Yayasan Sabilillah Lamongan.
Penghargaan bergengsi itu diterima H. Ongki dalam malam penganugerahan Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2026 di Aston Hotel Bojonegoro, Kamis malam (17/9). Penghargaan diserahkan Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmennya dalam mendorong hadirnya pendidikan yang berkualitas, berbudaya, unggul, dan berakhlak mulia.
Bersama Yayasan Sabilillah, H Ongki berhasil mengembangkan lembaga pendidikan. Dari MI Unggulan Sabilillah, berkembang ke jenjang MTs Unggulan Sabilillah dan MA Unggulan Sabilillah.
Sentuhan tangan H Ongki tahun ini berhasil melahirkan Institut Agama Islam Sabilillah Lamongan.
Bagi Ongki, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan ikhtiar dalam memajukan pendidikan.
‘’ Perasaannya tentu sangat bangga dan berbahagia. Kami juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Radar Bojonegoro,’’ ujar Ongki.
Penghargaan tersebut menjadi pemantik bagi dirinya bersama seluruh tenaga pendidik di lingkungan keluarga besar Sabilillah, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Penghargaan tersebut dinilainya bukan semata-mata capaian pribadi seorang H Ongki. Namun, hasil kinerja bersama para pendidik dan tenaga kependidikan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Yayasan Sabilillah.
‘’Penghargaan ini tidak hanya kami persembahkan untuk diri kami pribadi, tetapi juga untuk para pendidik di lingkungan keluarga besar Sabilillah khususnya dan semua tenaga pendidik di Kabupaten Lamongan pada umumnya,” tuturnya.
H Ongki berharap capaian yang diraih tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi berlanjut melalui peningkatan kinerja dan konstribusi.
“Penghargaan bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kita untuk berjalan atau melompat lebih tinggi lagi. Sehingga penghargaan itu akan menghadirkan kebaikan dan kebarokahan. Tidak hanya bagi kita yang menerima tetapi juga bagi semua yang ikut terlibat dalam proses pendidikan,’’ katanya.(sip)
Editor : Arya Nata Kesuma