radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Peningkatan kualitas sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan di Kabupaten Lamongan terus dikebut.
Tahun ini, puluhan lembaga sekolah dari jenjang PAUD/TK hingga SMP bersiap menerima kucuran program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lamongan, total ada 91 lembaga yang menerima program perbaikan fisik tersebut. Rinciannya, 54 PAUD/TK, 20 SD, dan 17 SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Shodikin menjelaskan, seluruh paket bantuan revitalisasi saat ini telah memasuki tahap perjanjian kerja sama (PKS).
Seluruh pengerjaan akan dialokasikan secara swakelola oleh masing - masing sekolah.
Bangunan disesuaikan kebutuhan lembaga. "Setiap usulan nanti ada prioritas, dan langsung ditentukan pusat," jelasnya.
Baca Juga: 20 SMPN Mengajukan Perpanjangan SPMB, Dinas Pendidikan Lamongan Beri Putusan Pekan Depan
Intervensi anggaran kementerian kali ini berskala lumayan besar.
Program tidak sekadar mencakup renovasi ringan, melainkan juga pembangunan fasilitas baru, seperti ruang kelas maupun laboratorium.
Nilai bantuan tiap lembaga bervariasi bergantung pada jumlah item pengerjaan.
Ada satu lembaga dengan dua kegiatan pekerjaan.
Shodikin menuturkan, lembaga yang belum dikover pusat akan dibantu daerah. Sementara pemeliharaan ringan dilakukan lembaga sendiri.
Menurut dia, selain fokus untuk meningkatkan sarpras, pemerintah juga membantu siswa yang kurang mampu melalui beasiswa perintis. "Beasiswa perintis mulai pendaftaran lagi," katanya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma