LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – MTs Unggulan Sabilillah Lamongan (MATAS) kembali membuktikan kualitasnya sebagai lembaga pendidikan unggulan yang adaptif, kreatif, dan berkarakter.
Memeriahkan Karnaval Pelajar SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Lamongan, Sabtu (22/8), MATAS Lamongan tampil memukau dengan tema ‘’Nusantara Megilan, Gelora Kemerdekaan Kebanggaan Lamongan’’.
Baca Juga: Uji Kesiapan Fisik dan Taktik, Persela Lamongan Bersiap Jamu PSPS Pekanbaru di Surajaya
Karnaval MATAS diawali sound utama yang membangun suasana. Disusul Pataka MATAS Lamongan, serta pembawa banner yang mengusung tema besar karnaval dengan dilengkapi Barisan Paskibra.
Kemeriahan berlanjut melalui Kontingen Nusantara. Peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia. Tidak kalah menarik, hadir Troli JFC adat dengan kreasi artistic yang disusul mobil hias Tari Saman Aceh.
Suasana semakin heroik ketika Kontingen Pahlawan Nusantara memasuki lintasan. Selanjutnya memasuki segmen budaya lokal, MATAS Lamongan mengangkat identitas Lamongan melalui Kontingen Budaya Lamongan.
Diantaranya Barisan Tari Boran, Troli Gapura Paduraksa, serta fashion berbahan Batik Lamongan.
Potensi daerah juga mendapat porsi khusus, yang menampilkan dalam bentuk miniatur. Mulai Wisata Bahari Lamongan (WBL), Perahu Ijon-ijon, Stadion Surajaya dan Persela Lamongan, hingga miniatur makanan khas Lamongan yang dipadukan dengan fashion baju daerah.
Baca Juga: Ketahuan Dorong Beat Curian, Maling Perempuan Asal Surabaya Ditangkap Warga Kecamatan Sukodadi, Kabu
Kemegahan karnaval berlanjut dengan penampilan Kesenian Barongan, yang penampilannya membuat kagum. Disusul Troli Mesir beserta pasukan pengiring dan Kesenian Tongklek yang menjadi penutup parade.
Kepala MTs Unggulan Sabilillah Lamongan, Novianti Agustina, S.Psi., S.Pd., M.M mengatakan, tema yang dipilih untuk menunjukkan keunikan, semangat, dan kebanggaan Lamongan sebagai bagian dari Indonesia.
‘’Kami ingin menunjukkan bahwa anak madrasah juga memiliki gelora dan semangat untuk membangun daerah serta bangsa,” ujarnya.
Menurut dia, terdapat tiga pesan utama yang ingin disampaikan melalui konsep karnaval tersebut, yakni cinta Lamongan, semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta semangat juang dan kreativitas generasi muda.
‘’Pesan semangat juang dan kreatif, kostum fashion karnival dibuat dari bahan batik Lamongan. Pesannya, anak MATAS itu kreatif, mandiri, dan pantang menyerah seperti para pejuang,’’ katanya.
Persiapan karnaval juga melibatkan seluruh elemen madrasah, mulai siswa, guru, hingga orang tua.
‘’Orang tua, Masya Allah dukungannya luar biasa. Mensupport putra-putrinya, dan ikut mengawal saat hari H. Tanpa orang tua, karnaval ini tidak akan semeriah ini,’’ katanya.
Baca Juga: Sebanyak 15 Ribu Lebih Mustahik Telah Menerima Manfaat Dana ZIS yang Disalurkan BAZNAS Lamongan
Keikutsertaan MATAS bukan sekadar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, karnaval menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa.
Hal itu juga sejalan dengan deretan prestasi yang berhasil ditorehkan siswa-siswi MATAS Lamongan.
Terbaru, tim A gerak jalan MATAS berhasil meraih Juara harapan 1 Gerak Jalan Pelajar tingkat SMP/MTs Lamongan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI 2026.
Capaian tersebut menambah daftar prestasi yang telah diraih siswa-siswi MATAS Lamongan di berbagai bidang.
Ustazah Novi berharap, pengalaman mengikuti karnaval dapat memberikan kesan mendalam bagi seluruh siswa.
Diharapkan tidak sekadar mengikuti parade, tetapi membawa pulang rasa bangga sebagai bagian dari Lamongan dan Indonesia.
‘’Semoga Gelora Kebanggaan Lamongan terus menyala di hati anak-anak MATAS, dan mereka tumbuh jadi generasi Aqilah yang cerdas, berakhlak, dan cinta negeri,’’ pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan