LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Institut Sabilillah (INSA) Lamongan merupakan perguruan tinggi yang berdiri di lahan 7 hektare di Jalan Sumargo, Kelurahan Tlogoanyar, Lamongan, dengan mengusung konsep religius entrepreneur atau spiritual entrepreneur.
Dengan konsep ini, diharapkan lulusan mampu menjadi wirausahawan yang menjalankan bisnis sambil memegang teguh nilai, etika, dan ajaran agama.
Pada tahap awal, INSA membuka empat fakultas, yakni Fakultas Ekonomi Islam, Syariah, Tarbiyah, dan Ushuluddin yang menaungi sejumlah program studi. Untuk menunjang proses pembelajaran, kampus tersebut didukung 62 tenaga pengajar yang akan membimbing 222 mahasiswa angkatan perdana.
Berbagai fasilitas juga telah disiapkan, mulai laboratorium, perpustakaan digital, pusat inovasi, hingga ruang kelas interaktif.
Seluruh proses pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum pendidikan tinggi sesuai standar nasional.
Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, ST, mengatakan, pendirian INSA berangkat dari keinginan menghadirkan perguruan tinggi Islam yang mampu mengharumkan nama Lamongan di tingkat nasional.
‘’Berawal dari niat tulus membangun pendidikan di Lamongan. Kami memiliki mimpi agar Lamongan memiliki lembaga pendidikan yang mampu membawa nama daerah ini berkiprah, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di seluruh Indonesia,’’ ujarnya.
Baca Juga: Persela Lamongan Rilis Apparel Latihan, Jersey Utama Meluncur Akhir Agustus
Menurut H Ongki, keberadaan INSA diharapkan menjadi salah satu motor peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lamongan.
Lulusan kampus tersebut diharapkan memiliki kompetensi, karakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat dan dunia kerja. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan