LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Gebyar PAUD Lamongan 2026 berlangsung meriah.
Acara dibuka dengan senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti 300 anak PAUD, serta tari kreasi baru yang dilakukan oleh 300 guru PAUD di Lamongan.
Perayaan Gebyar PAUD semakin menarik dengan adanya fashion show ayah, ibu, dan anak, dan hadirnya Pak Ribut guru viral yang menjadikan Alun-Alun Lamongan semakin meriah, Senin (22/6).
Peringatan Gebyar PAUD juga dihadiri Dirjen Pendidikan Dasar Paud Dr. Abdul Komar.
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Drs. Shodikin, M.Pd mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pecinta pendidikan.
Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan lomba ayah bunda anak bercerita, parenting, PAUD inovatif, fashion show dan masih banyak lagi.
‘’Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Lamongan mendukung penuh dan siap mensukseskan pendidikan 13 tahun,” ujarnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan, Gebyar PAUD merupakan rangkaian Hari Jadi Lamongan yang ke-457.
Kegiatan ini menjadi momen memperkuat bahwa PAUD sebagai pondasi pembangunan manusia.
Menurut Bupati Yes, masa emas yang nantinya menentukan arah kemajuan bangsa. Sehingga pendidikan usia dini sangat penting sebagai pondasi awal.
Dan Pemkab Lamongan siap mensukseskan wajib belajar 1 tahun pra-sekolah, dan memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak anak di usia dini.
‘’Kami akan terus mendampingi dan memfasilitasi untuk kemajuan pendidikan di Lamongan melalui program unggulan,” tutur Bupati Yes.
Pemerintah sudah menyiapkan sejumlah program dalam merangkul anak untuk memperoleh hak pendidikan yang sama.
Program usia dini hingga anak yang putus sekolah melalui gerakan Aksi Biru menggandeng guru, untuk memberikan pembelajaran pada anak yang putus sekolah.
Bupati Yes menekankan jika indeks pendidikan di Lamongan 0,68, yakni di atas rata-rata nasional maupun provinsi.
Dan pemerintah berhasil menjadikan lembaga pendidikan sebagai tempat yang menyenangkan, ramah anak, dan dirindukan.
‘’Kesetaraan akses pendidikan untuk anak Lamongan menjadi komitmen pemerintah melalui program beasiswa perintis,” tegasnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan