LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAN 2 Lamongan.
Pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026, sekolah yang dikenal sebagai salah satu SMA unggulan di Lamongan itu berhasil mengantarkan 175 siswanya diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan sekolah kedinasan.
Rinciannya, sebanyak 75 siswa lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 95 siswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta lima siswa berhasil menembus sekolah kedinasan.
Baca Juga: Terdakwa Pengedar Obat Keras di Lamongan Divonis 10 Bulan Penjara. Berikut Modus Operandinya
Kepala SMAN 2 Lamongan, Dr. Sofyan Hadi mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah. Mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga dukungan orang tua.
"Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh warga sekolah. Kami memiliki guru-guru yang kompeten, layanan pendidikan yang paripurna, serta sistem pendampingan yang menyeluruh bagi siswa," ujarnya.
Menurutnya, sekolah telah melakukan pemetaan potensi peserta didik sejak awal.
Baca Juga: Persela Lamongan Incar Pemain Amerika Latin, Manajemen Kini Lebih Selektif dalam Belanja Pemain
Potensi tersebut kemudian diperkuat melalui budaya belajar yang disiplin, penyediaan sumber belajar yang memadai, serta pendampingan yang berkelanjutan.
"Kami terus membangun motivasi siswa agar memiliki target yang jelas dan arah masa depan yang terukur," tambahnya.
Sejak duduk di bangku kelas X, siswa SMAN 2 Lamongan telah mendapatkan berbagai asesmen minat dan bakat, yang dipadukan dengan analisis capaian akademik.
Hasilnya menjadi dasar bagi guru bimbingan konseling (BK) dan wali kelas, untuk memberikan pendampingan secara intensif.
Melalui langkah tersebut, siswa dapat mengenali potensi diri secara lebih akurat sehingga pilihan program studi maupun perguruan tinggi yang dituju benar-benar sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.
Untuk menghadapi UTBK-SNBT, sekolah juga menyiapkan berbagai program pendampingan secara sistematis.
Mulai dari penguatan materi, latihan soal, pembahasan soal intensif, hingga tryout yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan ternama, seperti Ganesha Operation, Quipper, dan Ruangguru.
"Selain pendampingan akademik, siswa juga mendapatkan layanan konseling dalam menentukan program studi yang sesuai dengan potensi dan peluang yang dimiliki," jelas Sofyan.
Baca Juga: Spesialis Curanmor Parkiran Indomaret Asal Surabaya Disidang di PN Lamongan
Hasilnya pun terlihat nyata. Tahun ini menjadi salah satu capaian terbaik yang diraih SMAN 2 Lamongan dalam beberapa tahun terakhir.
Jumlah siswa yang diterima di PTN mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Para siswa berhasil menembus berbagai perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia.
Diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), hingga UPN Veteran Jawa Timur.
Program studi yang berhasil ditembus pun beragam, mulai dari Kedokteran, Farmasi, Teknik Informatika, Teknik Industri, Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Hukum, Pendidikan, hingga berbagai jurusan di bidang sains dan teknologi.
Beberapa siswa bahkan berhasil lolos pada program studi yang sangat kompetitif.
Diantaranya Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Universitas Brawijaya, Teknik Pertanian UGM, Teknik Industri dan Teknik Lingkungan ITS, serta Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB.
"Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus inspirasi bagi adik-adik kelas mereka," katanya.
Dalam proses pemilihan jurusan, peran guru BK dinilai sangat penting. Selain membantu menganalisis nilai rapor dan prestasi siswa, guru BK juga memberikan gambaran peluang diterima di masing-masing program studi.
Baca Juga: Pikap Tabrak Dua Motor di Jalur Tuban-Gresik. Satu Pemotor Asal Brondong, Lamongan Meninggal Dunia
Pendampingan dilakukan tidak hanya kepada siswa, tetapi juga melibatkan orang tua agar keputusan yang diambil benar-benar mempertimbangkan minat, kemampuan, serta peluang keberhasilan secara realistis.
Tak hanya fokus pada aspek akademik, sekolah juga memberikan perhatian pada kesiapan mental siswa. Berbagai program motivasi, pembinaan karakter, dan layanan konseling rutin dilakukan agar siswa tetap percaya diri menghadapi persaingan masuk PTN yang semakin ketat.
SMAN 2 Lamongan juga memberikan perhatian khusus kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Melalui pendampingan program KIP-Kuliah, sekolah membantu mulai dari verifikasi data, kelengkapan administrasi, hingga proses pengajuan bantuan pendidikan.
"Kami berkomitmen memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa yang memiliki potensi dan semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," tegasnya.
Kepada para siswa yang telah berhasil lolos PTN maupun sekolah kedinasan, Sofyan berpesan agar tidak cepat berpuas diri.
Menurutnya, diterima di perguruan tinggi hanyalah awal dari perjalanan panjang menuju masa depan.
"Diterima di perguruan tinggi negeri bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Jagalah integritas, disiplin, dan semangat belajar. Manfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas wawasan, mengembangkan karakter, kepemimpinan, serta membangun jejaring yang bermanfaat bagi masa depan," pesannya.
Kedepan, SMAN 2 Lamongan berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran, penguatan budaya riset, peningkatan prestasi akademik maupun non-akademik, serta memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.
"Target kami bukan hanya meningkatkan jumlah siswa yang diterima di PTN, tetapi juga melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, berdaya saing tinggi, dan siap menghadapi tantangan masa depan," pungkasnya. (lam)
Editor : Indra Gunawan