Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Belum Punya Gedung, Ini Skema Penempatan Siswa Sekolah Rakyat Lamongan, Satu Atap di Gresik?

Redaksi • Selasa, 2 Juni 2026 | 16:06 WIB
Luas : lokasi SR di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. (Dok/Radar Gresik)
Luas : lokasi SR di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. (Dok/Radar Gresik)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Lamongan bakal ditempatkan di gedung Sekolah Rakyat (SR) di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Mereka statusnya menumpang fasilitas asrama dan gedung baru. 

Wacana itu muncul menjelang bergulirnya tahun ajaran baru 2026/2027. Sebab, hingga saat ini Sekolah Rakyat Lamongan belum memiliki bangunan fisik yang siap pakai untuk proses belajar mengajar.Baca Juga: Siapkan Lahan di Kalikapas, Targetkan Pemadatan Tanah untuk Sekolah Rakyat Rampung Tahun Ini

“Gresik sudah memiliki gedung permanen, sementara Lamongan saat ini masih dalam proses verifikasi lahan dan gedung permanennya belum dibangun. Karena itu, muncul wacana siswa dari Lamongan untuk sementara waktu ikut belajar dan tinggal di SR Gresik,” ujar Kepala SRMA 37 Gresik, Rangga Pratama Wahyudiarta, Senin (1/6/2026).

Rencana lintas daerah ini masih bersifat proyeksi awal dan belum berstatus final. Keputusan teknis operasionalnya masih harus menunggu regulasi dan kebijakan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI serta pemerintah daerah terkait. "Sifatnya masih wacana, walaupun sinyal itu memang sudah kami terima dari Kemensos. Untuk pembahasan teknis yang lebih detail, sejauh ini belum dilakukan," imbuhnya. Baca Juga: Bupati Yes Dampingi Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Sosial dan Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat

Rencananya, 60 remaja yang dititipkan tersebut merupakan calon siswa baru Sekolah Rakyat Lamongan yang duduk di bangku kelas X SMA. Mereka hanya akan menggunakan fasilitas di Gresik sebagai rumah singgah sementara hingga pembangunan sekolah di daerah asal mereka rampung.

Rangga menjelaskan, pada tahun ajaran perdana nanti, SR Gresik diproyeksikan menampung masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.  Jika ditambah dari Lamongan, maka jumlahnya meningkat.

Penempatan siswa antarkabupaten sangat dimungkinkan terjadi mengingat konsep pengelolaan Sekolah Rakyat berada langsung di bawah komando pemerintah pusat melalui Kemensos, bukan dinas pendidikan daerah setempat. "Untuk kebutuhan makan harian dan operasional lainnya, semua menggunakan anggaran dari Kemensos," kata Rangga.

Hingga saat ini, proyek pengerjaan fisik bangunan Sekolah Rakyat Gresik di Sidayu terus dipacu agar target penyelesaian bisa tercapai tepat waktu sebelum kalender akademik baru dimulai. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Sekolah Rakyat Lamongan #kemensos #makan harian #kalender akademik #gresik