radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Dua jabatan kepala SMPN di Lamongan saat ini kosong.
Dua jabatan itu masih diisi penjabat sementara (plt).
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Shodikin, menjelaskan, untuk kekosongan jabatan kepala SMPN 1 Lamongan dan SMPN 2 Sukodadi segera diisi setelah proses pengusulan selesai.
Menurut dia, dinas tetap bakal melakukan tes untuk pengganti dua kepala SMP negeri yang pejabatnya baru purna dua bulan ini.
Pengisian kekosongan jabatan itu diajukan melalui aplikasi KSPSTK dari kementrian untuk memastikan kepala sekolah tersebut memang memenuhi secara administrasi dan kemampuan.
“Meski kita ajukan kalau tidak disetujui aplikasi kementrian juga tidak bisa,” jelasnya.
Shodikin menjelaskan, mutasi atau perpindahan kepala sekolah minimal dua tahun.
Sedangkan pejabat yang promosi juga dinilai melalui aplikasi yang ada.
Selasa (3/2), Dinas Pendidikan Lamongan melakukan pengukuhan promosi dan mutasi 142 kepala sekolah dasar negeri (SDN), 10 kepala SMPN dan 4 penilik.
Shodikin berharap kepala sekolah yang dikukuhkan segera melakukan penyesuaian karena agenda sangat padat.
Salah satunya, persiapan TKA.
“Kami berharap pendidikan di Lamongan terus mengalami kemajuan,” harapnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma