radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Tahapan seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP negeri dilanjutkan kembali minggu depan.
Setelah kuota 35 persen jalur prestasi, maka selanjutnya kuota 25 persen melalui jalur afirmasi, penyandang disabilitas, dan mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, menjelaskan, lembaga sekolah yang mengetahui potensi masing - masing wilayahnya.
Mereka bisa memperhitungkan jumlah lulusan dan kebutuhan pagu.
SPMB jalur afirmasi bakal dibuka 14 - 16 Mei.
Rinciannya, kuota 15 persen dari pagu penerimaan melalui afirmasi (kurang mampu), 5 persen bagi penyandang disabilitas, dan 5 persen perpindahan tugas orang tua.
“Untuk lembaga yang belum bisa memaksimalkan beberapa jalur kuotanya bisa digunakan untuk mengisi domisili. Yang jelas semua anak harus mendapatkan hak belajar sesuai kebutuhannya,” jelasnya.
Kepala SMPN 1 Mantup Safiudin mengaku kuota jalur prestasi tidak terpenuhi.
Sisa kuota akan dimaksimalkan untuk jalur domisili.
Sebab lembaga pinggir mengandalkan domisili untuk penerimaan peserta didik baru.
Namun, biasanya jalur afirmasi pendaftarnya juga lumayan.
“Kita sudah memetakan lulusan sekitar, insyaAllah optimistis bisa memenuhi pagu,” terangnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma