radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Sistem penerimaan murid baru (SPMB) jalur prestasi jenjang SMP negeri ditutup Jumat ini (2/5).
Pendaftar di sejumlah SMP negeri di Kecamatan Lamongan melebihi kuota yang dibutuhkan.
Kepala SMPN 2 Lamongan, Sujarno, mengatakan, dari berkas yang masuk, hingga Kamis (1/5), terdata 180 pendaftar di sekolahnya.
Kuota jalur prestasi di SMPN 2 Lamongan hanya 105 siswa.
Karena sekolah di Jalan Veteran Lamongan ini juga melakukan seleksi internal dari jalur hafiz.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Lamongan, Kastur, menjelaskan, pendaftar jalur prestasi di sekolahnya cukup lumayan.
Hingga Kamis, terdata 56 pendaftar.
Kastur optimistis di hari terakhir bisa memenuhi kuota 89 siswa.
“Masih sisa satu hari (Jumat), kita akan maksimalkan agar kuota bisa terpenuhi sesuai pagu lembaga,” jelasnya.
Sementara itu, SMP negeri pinggiran bakal mengandalkan jalur domisili.
Sebab, tak banyak pendaftar di jalur prestasi.
Kepala SMPN 1 Mantup, Safiudin, mengatakan, pendaftar jalur prestasi hari kedua kemarin siang terpantau tujuh anak.
Sekolahnya yang berada di wilayah pinggiran, sulit mendapatkan siswa dari jalur prestasi.
SMPN 1 Mantup akan fokus untuk penerimaan jalur lain agar pagu siswa terpenuhi.
Menurut dia, sisa kuota dari jalur yang belum terpenuhi akan diakumulasi ke jalur domisili seperti tahun sebelumnya.
Meski kuota domisili hanya 40 persen, angka itu bisa ditambah dari kuota jalur lain yang belum terpenuhi.
“Intinya kami fokus agar pagu terpenuhi dan anak usia sekolah bisa mendapatkan pendidikan yang sama,”ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, menuturkan, penerimaan jalur prestasi masih satu hari.
Tahun ini, ada penambahan persentase kuota di jalur prestasi.
Harapannya, bisa meningkatkan kualitas siswa dengan memilih berdasarkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
Selain itu, meningkatkan motivasi belajar mereka untuk bersaing di jalur prestasi.
Serta mengakomodasi prestasi siswa yang sudah dikembangkan selama di bangku sekolah dasar.
Munif juga berharap adanya jalur prestasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik bagi siswa yang ingin melanjutkan di sekolah impian.
“Mereka bisa mendaftar dengan prestasinya tentu sebuah kebanggaan, jadi harus difasilitasi,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma