LAMONGAN, Radar Lamongan – Pemkab Lamongan berkomitmen memperluas akses pendidikan masyarakat Lamongan melalui program beasiswa pendidikan berkualitas dan gratis (Perintis). Jika sebelumnya penerima beasiswa perintis 5.800 pelajar dan mahasiswa di Lamongan, maka tahun ini menjadi 6.466 penerima. Total anggarannya mencapai Rp 6,32 miliar.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, program perintis ini merupakan bentuk ikhtiar pemerintah dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkualitas. Pemerataan akses pendidikan harus ditingkatkan supaya tidak ada lagi alasan anak berhenti sekolah atau tidak menyelesaikan pendidikan 12 tahun.
“Melalui program perintis, seluruh anak memiliki hak mengenyam pendidikan hingga 12 tahun, jika masih ada yang kesulitan biaya pendidikan laporkan kami, dan akan dicarikan solusinya,” ujar Bupati Yes dalam acara Awardee Perintis di alun-alun Lamongan Kamis (28/12).
Bupati Yes menjelaskan, program perintis merupakan bentuk adaptasi dan transformasi era digitalisasi. Semua anak Lamongan akan siap menghadapi tren masa depan, dan wajib mengenyam pendidikan dasar 12 tahun. Selain itu, kegiatan ini merupakan dorongan dan motivasi untuk berprestasi. Bupati Yes meminta agar siswa-siswi Lamongan bisa menjaga karakter masyarakat Lamongan, menjaga nama baik Lamongan, dan tunjukkan bahwa anak Lamongan mampu berprestasi. “Kita harus menjadi bagian dalam gerakan Indonesia maju dan Indonesia emas 2045,” jelas Bupati Yes.
Menurut Bupati Yes, beasiswa perintis ini berdampak pada percepatan pemerataan pendidikan, peningkatan angka lama sekolah, peningkatan indeks pembangunan manusia (ipm), dan mengurangi angka kemiskinan. Terpenting, mencegah pernikahan dini dan stunting. “Pembangunan di sektor pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dan kolaboratif, karena bicara pendidikan itu berbicara tentang hasil, dan alhamdulillah IPM kita terus meningkat setiap tahunnya,” terangnya.
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Munif Syarif menuturkan, program beasiswa perintis merupakan bentuk dukungan peningkatan mutu pendidikan di Lamongan. Awardee Perintis yang diikuti 400 siswa, mahasiswa dan orang tua sebagai perwakilan itu, bertujuan memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa kurang mampu dalam berprestasi. Serta meningkatkan akses pendidikan dan kesempatan belajar bagi siswa, mahasiswa, dan guru. “Beasiswa ini diberikan mulai jenjang SD/MI, SMP/MTS hingga jenjang S-2 bagi masyarakat umum dan guru,” tambahnya.
Rinciannya, 6.466 beasiswa perintis yang tersalurkan di tahun ini. Yakni, 3.000 siswa SD/MI, 1.800 siswa SMP/MTs, 568 siswa SMA/SMK/MA, 225 mahasiswa S1 baru gaskin, 41 mahasiswa S1 on going, 30 mahasiswa S1 Prestasi, 50 mahasiswa S1 guru PAUD, 10 mahasiswa S1 guru inklusi, 2 mahasiswa S2 baru, 738 mahasiswa S1 perpanjangan, dan masing – masing seorang mahasiswa S2 perpanjangan dan S1 perpanjangan guru. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma