radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Gelombang purna tugas terjadi di lingkungan Pemkab Lamongan. Sepanjang 2026, tercatat 443 aparatur sipil negara (ASN) menerima surat keputusan (SK) pensiun terhitung mulai tanggal (TMT).
Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan pegawai negeri sipil (PNS), yakni sebanyak 409 orang.
Sisanya, 34 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Baca Juga: Semester Pertama, 265 ASN Pemkab Lamongan Lepas Seragam Korpri
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamongan, Farah Damayanti Zubaidah, mengatakan, terhitung periode Januari hingga Juni saja, sudah ada 265 pegawai yang purna.
Menurut dia, jumlah ASN yang purna cukup tinggi karena dalam beberapa tahun ini ada tambahan PPPK.
“Kalau PPPK ini, sesuai regulasi mereka tidak mendapatkan hak pensiun, tapi ada batas usia pegawai tersebut purna,” jelasnya.
Meski jumlah total pegawai secara umum dinilai masih ideal, Farah, mengaku masih ada celah kekurangan pada jabatan fungsional tertentu, terutama di lingkup kesehatan.
Formasi krusial seperti dokter spesialis dan radiographer kerap kekurangan tenaga.
Setiap ada seleksi CPNS, formasi tersebut sering tidak ada pelamar. Dia menduga sebagian besar lulusan dokter belum mengambil spesialis itu. sehingga kuota tidak pernah terisi.
Meski ratusan pegawai menanggalkan seragam dinasnya setiap tahun, pemkab memastikan roda birokrasi dan pelayanan publik tidak terganggu.
Kebutuhan pegawai secara keseluruhan masih tercukupi berkat masifnya rekrutmen CPNS dan PPPK dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, usulan kuota seleksi CPNS dalam beberapa tahun belakangan selalu terpenuhi dengan baik.
Terkait keberlanjutan kinerja, Farah mengingatkan bahwa PPPK menjalani evaluasi kinerja secara berkala, yakni dua tahun sekali untuk pegawai penuh waktu, serta tahunan bagi pegawai paruh waktu.
Farah berharap agar seluruh ASN meningkatkan etos kerja dan upgrade kemampuan untuk meningkatkan pelayanan. “Semoga para ASN ini terus mengasah dan meningkatkan kemampuannya agar pelayanan publik di Lamongan terus meningkat,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma