Gubernur Jatim — Bupati Yes Kolaborasi Redam Dampak Kekeringan di Wilayah Lamongan

Rika Ratmawati • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 12:46 WIB
TURUN KE LOKASI KRISIS AIR BERSIH: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, turun langsung menyerahkan bantuan air bersih dan sembako bagi masyarakat terdampak di Dusun Bulu, Desa/Kecamatan Mantup, kemarin (18/9).
TURUN KE LOKASI KRISIS AIR BERSIH: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, turun langsung menyerahkan bantuan air bersih dan sembako bagi masyarakat terdampak di Dusun Bulu, Desa/Kecamatan Mantup, kemarin (18/9). (Humas Kominfo/Radar Lamongan) 

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, turun langsung menyerahkan bantuan air bersih dan sembako bagi masyarakat terdampak di Dusun Bulu, Desa/Kecamatan Mantup, kemarin (18/9).

Dalam aksi tanggap darurat tersebut, bantuan sebanyak 3 rit atau setara 15 ribu liter air bersih dan paket sembako disalurkan untuk 105 kepala keluarga (KK) atau sekitar 590 jiwa.

Baca Juga: Bupati Yes Sambangi Walangkopo, Bawa Bantuan Air Bersih dan Dorong Pengerukan Waduk

Tak hanya itu, diserahkan pula 70 unit jeriken kapasitas 15 liter, dan 15 unit tandon kapasitas 1.200 liter.

Gubernur Khofifah mengatakan, penanganan krisis air di kawasan rentan tidak cukup hanya mengandalkan droping air harian.

Pemprov Jatim telah menyiapkan serangkaian solusi strategis. Salah satunya, operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Baca Juga: Minimalisir Potensi Genangan Saat Musim Penghujan, Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Lamongan Fokus Bersihkan Lumpur Saluran Air Kawasan Perkotaan

“Modifikasi cuaca ini sudah dilakukan sejak 3 September. Namun yang lebih strategis ketika menemukan sumber air terdekat yang memungkinkan bisa diakses dan ditarik ke titik yang mengalami kekeringan atau berpotensi mengalami kekeringan, dan kita akan terus berikhtiar mencari solusi strategis,” ujarnya.

Bupati Yes menuturkan, saat ini di Lamongan terdapat 42 dusun di 12 kecamatan terdampak kekeringan.

Bantuan air bersih terus dilakukan oleh pemerintah daerah maupun provinsi.

“Hampir setiap hari kita salurkan bantuan air bersih, kami juga berterima kasih Bu Gubernur terjun langsung untuk memberikan bantuan air bersih dan sembako, serta menawarkan solusi jangka panjang, semoga ke depan saat kemarau masih ada air,” tutur Bupati Yes. 

Bantuan air bersih terus digelontorkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang dilanda krisis air. Saat kemarau, sebagian warga harus memenuhi kebutuhan air bersih. Harganya Rp 140 ribu per 5 ribu liter dan Rp 180 ribu untuk 8 ribu liter. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
bantuan air bersih pemerintah kabupaten Lamongan Pemerintah Provinsi Jawa Timur khofifah indar parawansa Bupati YES