radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Sebanyak 208 lansia peserta Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) diwisuda Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Momentum bernuansa hangat tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam merangkul kelompok lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya.
Para lansia tersebut diwisuda setelah menuntaskan masa pembelajaran selama enam bulan dengan total 12 kali pertemuan.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Gresik Usulkan Lima Ranperda Inisiatif
Pembekalan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia agar lebih bahagia dan selalu aktif.
Berdasarkan data WHO, lansia di Indonesia kini menyentuh 12 persen dari total penduduk.
"Saya yakin, yang mengikuti Selantang ini banyak tokoh masyarakat. Yang nantinya akan menjadi bekal panjenengan untuk diaplikasikan di lingkungan," ujar Bupati Yes.
Baca Juga: Pembongkaran Jembatan Jalan Nasional Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Lamongan di Sisi Selatan Dikebut
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin, mengapresiasi terlaksananya rangkaian pembelajaran Selantang.
Dia juga berterima kasih dengan para lansia yang bersemangat dan disiplin mengikuti pembelajaran program Selantang.
"Ini luar biasa, karena Bapak Ibu mampu mendalami tujuh dimensi lansia tangguh, " ujarnya.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Lamongan, dr Aini Mas'idha, menuturkan, 208 lansia yang diwisuda dari perwakilan delapan desa di tujuh kecamatan.
Hingga saat ini, terdapat 33 kelas Selantang. Dari jumlah tersebut, 13 kelas telah diwisuda dengan jumlah 395 peserta dan 20 kelas masih proses pembelajaran. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma