Beasiswa Perintis di Lamongan Tembus Hampir 27 Ribu Penerima

Rika Ratmawati • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 20:17 WIB
Penerima beasiswa perintis di Lamongan dari tahun ke tahun. (Google Gemini)
Penerima beasiswa perintis di Lamongan dari tahun ke tahun. (Google Gemini)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pemkab Lamongan berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing.

Sejak digulirkan pada 2023, program pendidikan berkualitas dan gratis (Perintis) telah sukses mengover lebih dari 26 ribu siswa dan mahasiswa di Kabupaten Lamongan.

Perintis menjadi oase bagi anak - anak usia sekolah yang sempat layu harapannya akibat terkendala biaya. 

Baca Juga: Beasiswa Perintis Guru PAUD Jadi Bukti Komitmen di Dunia Pendidikan Lamongan, Bupati Yes Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Rinciannya, 2023 ada 6.466 siswa, 2024 terdata 6.434 siswa, tahun lalu tercatat 7.598 siswa, dan tahun ini 6.452 siswa. 

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Shodikin, mengatakan, beasiswa ini sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin sekolah, namun kesulitan biaya.

Beasiswa diberikan mulai jenjang SD hingga perguruan tinggi. Bahkan, tidak sedikit dari guru PAUD maupun guru kelas yang berhasil menerima manfaatnya.

Baca Juga: 6.466 Beasiswa Perintis bagi Anak Lamongan, Dinas Pendidikan Beberkan Penerimanya

“Sekarang untuk mengajar memang harus linier dengan jurusan, sehingga banyak yang memanfaatkan ini untuk meningkatkan kompetensinya,” ujarnya. 

Shodikin menjelaskan, pengajuan beasiswa wajib diperbarui setiap tahun. Bagi mahasiswa, mereka dituntut mempertahankan performa akademiknya.

Untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN), syarat perpanjangan adalah minimal IPK 3.00, sedangkan mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) minimal IPK 3.25. Sementara itu, untuk jenjang SD hingga SMA, aspek kondisi ekonomi keluarga menjadi parameter utama penilaian.

Tahun ini, penerima kuota terdiri atas 2 ribu siswa SD/MI, 2.500 siswa SMP/MTs, 600 siswa SMA/SMK/MA, 1.280 mahasiswa D3, D4, S1, 15 mahasiswa S2, 42 guru PAUD, dan 15 guru inklusi. Rincian besaran beasiswanya, siswa SD Rp 250 ribu, murid SMP Rp 500 ribu, siswa SMA Rp 750 ribu, mahasiswa PTS Rp 3 juta dan mahasiswa PTN Rp 4 juta. 

Shodikin berharap stimulus tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk menempuh pendidikan setinggi - tingginya. Dengan adanya beasiswa ini, angka harapan sekolah naik dan tentunya akan berdampak pada indeks pembangunan manusia di Lamongan yang terus mengalami peningkatan. (rka/yan)  

Editor : Arya Nata Kesuma
dinas pendidikan lamongan Pemkab Lamongan Beasiswa Perintis