radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan berupaya menumbuhkan budaya literasi di tengah perkembangan teknologi, artificial intelligence (AI).
Festival Literasi Lamongan Pusta Raya 2026 dilaksanakan tiga hari di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan, festival ini merupakan sinergi dalam rangka pembudayaan tingkat kegemaran membaca (TKM) dan ikhtiar untuk terus memasyarakatkan pembelajaran berliterasi. Juga, komitmen dan konsistensi pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.
"Festival seperti ini penting bagi kita untuk anak - anak kita sebagai penguatan karakter yang dibentuk melalui literasi. Sehingga, nantinya bisa membedakan mana informasi yang benar dan tidak," ujar Bupati Yes ketika membuka festival literasi kemarin (30/6).
Selain pembangunan fisik, Pemkab Lamongan juga serius dalam menyiapkan generasi emas 2045.
Sumber daya manusia yang unggul menjadi target pembangunan pemerintah dengan terus memperbaiki kualitas pendidikan dan membiasakan berliterasi.
Baca Juga: Pemasangan Girder Jembatan Jalan Nasional di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Lamongan Segera Dimulai
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Lamongan tahun 2025 sebesar 18,9. Sedangkan TKM di angka 61,51.
"Ini menjadi tantangan kita semua, bahwa perpustakaan ini memiliki peran yang semakin penting, peran yang terintegrasi dengan pembangunan SDM," terang Bupati Yes.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, Umuronah, menjelaskan, berdasarkan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 7 Tahun 2025, pengukuran IPLM menggunakan instrumen dan metodologi terbaru.
Pengukuran TKM yang telah diatur dalam peraturan terbaru. Hasil dari peraturan tersebut, saat ini tidak menunjukkan penurunan atau kenaikan. Tapi nilai baru dalam perspektif pengukuran yang lebih substantif terhadap kinerja perpustakaan. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma