Sisa kuota yang bersumber dari APBD menyusut menjadi sekitar 130 titik.
Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengatakan, adanya efisiensi mengharuskan daerah melakukan pemetaan anggaran dengan tepat.
“Tahap satu sudah terpasang 70 titik, untuk tahap berikutnya akan disesuaikan dengan jumlah setelah adanya efisiensi,” ujarnya.
Baca Juga: 3.388 Pasangan Lepas Lajang Sepanjang Bulan Januari Hingga Mei 2026
Pemasangan PJU baru itu, masing — masing 10 titik di ruas jalan Deket - Soko, Jalan Soko - Dagan, Soko - Karangbinangun, Plembon - Sugio, Plembon - Menongo, Sukodadi - Menongo, dan Pule — Sarirejo.
Dishub berkomitmen tetap memberikan pelayanan penerangan maksimal bagi masyarakat. Meskipun, volume pengadaannya tidak bisa menyamai capaian tahun lalu yang sukses memasang 237 unit PJU baru dan memelihara 1.629 titik.
Sebagai solusinya, Pemkab Lamongan kini tengah menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Dishub berharap usulan KPBU ini segera terealisasi agar bisa menjadi angin segar untuk mendongkrak jumlah PJU di Lamongan tanpa membebani kas daerah secara berlebih.
Langkah ini dinilai krusial mengingat kebutuhan lampu penerangan di jalan - jalan poros Lamongan hingga saat ini masih sangat tinggi.
Apalagi, proyek peningkatan kualitas infrastruktur jalan saat ini juga digenjot. “Kalau jalannya sudah baik, kita usahakan penerangannya juga,” tuturnya.
Dianto memastikan sektor penerangan jalan tetap menjadi program prioritas daerah yang dituntaskan secara bertahap.(rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma