radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Iklim investasi di Kabupaten Lamongan kian seksi di mata investor global.
Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur Manoj Bhat melakukan kunjungan kerja ke Lamongan.
Rombongan diterima Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama wakil Bupati Dirham Akbar Aksara di Guest House Pendopo Lokatantra Kamis (21/5) lalu.
Baca Juga: Setahun Empat Kali Panen Melon Dengan Budidaya Green House
Bupati Yes mengungkapkan bahwa hubungan industrial antara Lamongan dan India sangat baik.
Saat ini, ada empat hingga lima perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal India yang sudah berkembang.
Hal ini menandakan bahwa pelayanan investasi di Lamongan terus mengupayakan yang terbaik untuk para investor.
Baca Juga: Atlet Cabor Handball Kabupaten Lamongan Terbebani Uang Sewa Lapangan
Ke depannya, lanjut Bupati Yes, perusahaan - perusahaan ini akan membawa perusahaan lain untuk berinvestasi di Lamongan.
“Kami akan membuat iklim investasi yang kondusif agar perusahan yang inves di Lamongan bisa terus tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Bupati Yes.
Wabup Dirham menyampaikan paparan strategi potensial untuk keberlanjutan investasi di Lamongan.
Menurut Mas Dirham, realisasi investasi di Lamongan tahun 2025 setara dengan USD 143,84 juta (Rp 2,55 triliun). India belum termasuk dalam 5 besar Foreign direct Investment (FDI).
Namun lintasan investasi India menunjukkan peluang yang kuat untuk investasi jangka panjang dengan memantapkan posisinya sebagai salah satu mitra dagang terbesar dan mitra ekonomi utama Indonesia.
“Kami berharap ke depannya dapat bekerjasama meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” terangnya.
Sementara itu, Manoj Bhat mengatakan, silaturahmi ini bisa menjadi salah satu langkah untuk Lamongan dan India mempunyai hubungan yang lebih interaktif dan lebih intensif.
Sekarang India dan Indonesia memiliki banyak kegiatan dan Lamongan bisa berpartisipasi. “Saya berharap Lamongan bisa berpartisipasi juga, ada beasiswa untuk siswa dari Indonesia ke India. Ini langkah silaturahmi saja, mau kenal dulu supaya saya tahu mana yang cocok, baru ke depan membahas lebih lanjut,”terangnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma