radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian, Andi Nur Alamsyah, meninjau pompanisasi di Waduk Delikguno, Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung kemarin (29/4) didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Andi optimistis petani Lamongan bisa tetap tanam dan berproduksi dengan adanya mitigasi lebih awal dalam menghadapi ancaman El Nino.
Menurut dia, mitigasi lebih awal sudah dilakukan. “Ini luar biasa Pak Bupati sudah memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada di Lamongan. Beliau juga optimistis produksi pertanian meningkat tahun ini karena petaninya antusias, pupuk tersedia, alsintan ada, dan kita pastikan air juga tersedia,” ujarnya yang meninjau penempatan serta penyerahan dan uji coba alsintan di Lamongan.
Andi mengatakan, meski ada ancaman El Nino, tidak menjadi masalah buat petani Lamongan.
Sebab, di Lamongan banyak waduk dan ada Sungai Bengawan Solo yang dapat dimaksimalkan untuk segera dipasang pompa.
Menurut dia, dari 95 ribu hektare luas baku sawah Lamongan, masih terdapat 53 ribu hektare tadah hujan.
Selain itu, ada beberapa lahan yang posisinya lebih tinggi. Sehingga perlu adanya pompanisasi untuk irigasi lahan.
Irigasi pompa yang akan dipasang di Lamongan sekitar 100 pompa 4 inch, 100 pompa 6 inc, 70 pompa 3 inch, 200 irigasi perpompaan, 700 unit irigasi perpipaan, dan 50 unit bangunan konservasi.
“Semoga petani Lamongan produksinya tinggi dan semuanya sejahtera,” harapnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menuturkan, program Kementrian Pertanian sejalan dengan komitmen Lamongan dalam melaksanakan swasembada pangan.
Dia berharap, target luas tambah tanam bisa tercapai dan terjadi peningkatan indeks pertanaman (IP) dari 2,1 yang diharapkan menjadi 2,5.
“Kita akan memaksimalkan potensi yang ada. Waduk kita manfaatkan secara optimal terlebih dalam menghadapi El Nino. Semoga upaya dan ikhtiar ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Bupati Yes.
Tiga titik penerima manfaat pompanisasi dari Dirjen PSP Kementan adalah Poktan Mardi Tani Desa Pengumbulanadi. Kecamatan Tikung; Gapoktan Truni Makmur, Desa Truni, Kecamatan Babat; dan Poktan Rukun Makmur II Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma