LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melanjutkan program pembangunan infrastruktur jalan melalui program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula).
Program ini terus diperkuat dengan target kemantapan jalan tahun ini sebesar 63 persen.
Saat ini, program peningkatan jalan maupun pemeliharaan rutin terus berjalan.
Seluruh proyek Jamula tahun ini ada 55 ruas jalan, dengan 29 diantaranya dalam tahap pengerjaan lapangan.
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA. M.Ek mengatakan, proyek Jamula akan terus berlanjut, dengan harapan satu hingga dua tahun kedepan jalan kabupaten yang tersentuh Jamula bisa memperlancar mobilisasi masyarakat.
Saat ini, masih sekitar 61 persen yang sudah terbangun, dengan harapan bisa terus bertambah karena proyek masih berjalan.
Menurut Bupati Yes, salah satu ruas yang akan dituntaskan tahun ini yakni Plembon Sukodadi.
‘’Kita akan berusaha program infrastruktur ini terus berlanjut dan memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujar Bupati Yes saat mengecek pembangunan ruas Plembon Sukodadi dan Jalan Pahlawan Rabu (8/4).
Dengan adanya proyek Jamula ini diharapkan bisa memperkuat konektivitas antar wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Yes menuturkan, perbaikan infrastruktur ini menjadi komitmen pemerintah dalam menuntaskan pembangunan ruas-ruas prioritas, yang selama ini masih belum terselesaikan.
Serta memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah secara bertahap, terukur, dan akuntabel dengan menitikberatkan mutu, waktu, dan sasaran.
Selain itu, Bupati Yes berharap kedepan tidak ada perubahan kebijakan yang nantinya akan berdampak pada pembangunan infrastruktur, seperti efisiensi fiskal juga bencana alam yang harus merubah perencanaan awal.
Baca Juga: Residivis Kasus Penganiayaan Asal Desa Ngarum Kecamatan Sekaran Divonis Tujuh Bulan Penjara
Sebab dalam perubahan ini, pemerintah masih memprioritaskan perbaikan infrastruktur.
‘’Bahkan dari efisiensi yang kita lakukan, dananya kita keep untuk program Jamula,” tutur Bupati Yes. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan