radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Pemkab Lamongan berterima kasih atas program revitalisasi satuan pendidikan yang dilaksanakan pemerintah pusat sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan serta menyiapkan gemerasi emas Indonesia.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan, revitalisasi yang meliputi pembangunan dan rehabilitasi berbagai fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, perpustakaan, dan gedung penunjang lainnya akan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang aktif dan berkualitas.
Bupati Yes Jumat (6/3), mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi satuan pendidikan jenjang TK, SD, SMP negeri dan swasta tahun 2025 di Lamongan.
Program ini menyasar 4 TK/PAUD, 23 SD, dan 20 SMP.
"Momentum ini juga dalam kerangka besar pembangunan nasional, dimana penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas utama," ujar Bupati Yes.
Menurut Bupati Yes, pemkab terus mengaktualisasikan misi kedua pembangunan Lamongan. Yakni, mewujudkan SDM unggul dan responsif terhadap perubahan zaman.
Di antaranya melalui program beasiswa perintis yang sudah diakses 8 ribu siswa dan mahasiswa di Kabupaten Lamongan.
Selain itu ada aksi bina pendidikan inklusif dan responsif (Aksi Biru) yang membantu anak putus sekolah kembali mengenyam pendidikan.
Serta, Gertak Desa (gerakan kesetaraan belajar) yang diselenggarakan di desa-desa. Melalui realisasi program tersebut, rata - rata lama sekolah di Lamongan tahun 2025 menyentuh angka 8,73 dengan indeks pendidikan 0,681.
Sementara indeks pembangunan manusia (IPM) Lamongan mencapai 76,9. Angka ini berada di atas rata - rata Provinsi Jawa Timur.
Menteri Abdul Mu'ti menjelaskan, revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden RI untuk mencetak generasi unggul.
‘’Pembangunan fisik itu adalah raga yang penting karena pembelajaran akan berjalan baik jika didukung faktor eksternal seperti gedung yang layak," jelasnya.
Menurut dia, Kabupaten Lamongan berpeluang mendapatkan tambahan program revitalisasi pada tahun 2026.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas guru melalui berbagai kebijakan penguatan kompetensi akademik, sosial, dan profesional. Program pendidikan karakter juga diperkuat melalui gerakan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Plt Kepala SMP Negeri 1 Lamongan, Safiudin, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan revitalisasi yang diberikan pemerintah pusat. Menurut dia, program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma