radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Pelayanan kesehatan bagi warga di wilayah perkotaan Lamongan bakal lebih maksimal lagi.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan merencanakan proyek "sulap" bekas gedung Rumah Sakit Darurat Covid-19 menjadi Puskesmas Lamongan II tuntas tahun ini.
Pengadaan alat kesehatan dan sumber daya manusia sudah dilakukan sebelumnya.
Tahun ini, tinggal rehab bangunan dan operasional.
Kepala Dinkes Lamongan, dr Chaidir Annas, mengatakan, rencananya ada dua puskesmas di Kecamatan Lamongan.
Penambahan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama di wilayah kota dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak.
Sebab, laju pertumbuhan penduduk di wilayah kota sangat pesat.
Sehingga dibutuhkan faskes tambahan dengan memanfaatkan bangunan di Jalan Kusuma Bangsa tersebut.
Nantinya, bangunan direhab disesuaikan kebutuhan puskesmas dengan mengacu Permenkes.
“Rencananya rehab tahun ini, semoga bisa langsung operasional,” harapnya.
Meski bangunan RS darurat tidak difungsikan lama, secara bangunan masih baik karena terus dilakukan pemeliharaan.
Namun, mantan direktur RSUD dr Soegiri itu mengatakan, secara struktur bangunan maupun jenis pelayanan, RS darurat dengan puskesmas itu berbeda.
Standar gedung puskesmas memiliki pakem tersendiri yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).
Beberapa titik krusial yang akan disentuh perbaikan meliputi ruang rawat inap, ruang pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (poned), hingga instalasi gawat darurat (IGD).
Menurut dia, rehab dilakukan segera agar bisa secepatnya difungsikan.
Sehingga, masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan rujukan dan mendekatkan akses layanan kesehatan.
“Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar,” tuturnya
Meski tidak menyebut nilai anggarannya, dr Annas memastikan bahwa pemerintah akan berusaha memberikan layanan kesehatan terbaik dan merata.
Inovasi juga terus dilakukan. Salah satunya dengan program laserku, rehab pustu hingga perbaikan pelayanan puskesmas.
Saat ini, seluruh puskesmas sudah menyediakan pelayanan rawat inap. “Kami berusaha agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang dekat dan terjangkau,” tandasnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma