radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Pemkab Lamongan menyiapkan lahan eks bengkok Kelurahan Tlogoanyar di lingkungan Kalikapas yang berdekatan dengan kawasan Gajahmada Lamongan untuk pembangunan sekolah rakyat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh Nalikan, mengatakan, lokasi tersebut disetujui dengan syarat sudah dipadatkan.
Pemkab menargetkan tahun ini selesai pengerjaannya.
“Kita menargetkan tahun ini selesai (pemadatan) agar bisa segera dibangun sekolah rakyat,” ujar pria yang juga menjabat ketua Korpri Lamongan itu.
Menurut dia, lahan tersebut secara akses cukup mudah.
Alasannya, dekat kawasan Gajahmada yang dikonsep menjadi fasilitas publik kedua setelah Alun - Alun Kota Lamongan.
Selain itu, lahan tersebut sudah memenuhi kebutuhan karena mencapai 5,7 hektare dan bukan lahan yang dilindungi.
Setelah proses pemadatan selesai, maka bisa langsung dilakukan pembangunan.
Secara teknis, pembangunan itu langsung dari pusat. Yakni, Kementrian Sosial.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, lanjut Nalikan, daerah diminta menyediakan lahan dan pemadatan.
Bangunan sekolah rakyat nantinya menampung pelajar yang kurang mampu dari jenjang SD hingga SMA.
Pemkab Lamongan sebelumnya mengusulkan sekolah rakyat didirikan di wilayah selatan Lamongan.
Namun, luasan lahan jadi ganjalan, belum memenuhi kriteria. Pembangunan sekolah rakyat membutuhkan lahan luas karena tidak hanya untuk membangun gedung sekolah.
Juga membangun asrama dengan konsep boarding school. Peserta didik tinggal di asrama dan seluruh kebutuhan dibantu pemerintah.
Di Kabupaten Lamongan, sekolah rakyat sudah berjalan untuk jenjang SMA. Mereka menempati SMA Maritim yang secara aset sudah milik provinsi.
“Untuk awal sudah ada 75 siswa dengan tiga rombel (rombongan belajar) di sekolah rakyat Lamongan, dan nanti setelah dibangun yang baru semoga penerima manfaatnya lebih banyak,” harap Nalikan.
Sekda mengatakan, pemkab juga berusaha memberikan kemudahan bagi seluruh warga kurang mampu dalam mengakses beasiswa.
Salah satu program yang sudah berjalan dan sasarannya cukup banyak adalah perintis. Siswa asal Lamongan bisa belajar hingga ke jenjang perguruan tinggi dengan memanfaatkan beasiswa tersebut.
“Sesuai arahan Pak Bupati, seluruh program pusat harus berjalan baik di Lamongan, dan daerah juga berusaha agar program daerah bisa selaras dengan provinsi hingga pusat,” terangnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma