Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Target Pajak Reklame Lamongan Naik Rp 50 Juta, DPRD Dorong Gali Potensi Baru

Ahmad Asif Alafi • Selasa, 6 Januari 2026 | 20:19 WIB

 

Realisasi Pajak Reklame di Lamongan masih rendah.
Realisasi Pajak Reklame di Lamongan masih rendah.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Realisasi pajak reklame tahun lalu mampu melampaui target yang ditetapkan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lamongan merinci, pajak reklame tahun lalu tercapai Rp 3.044.542.358 dari target Rp 3 miliar.

Sedangkan target tahun ini naik Rp 50 juta dari sebelumnya. DPRD Lamongan mendorong OPD terkait untuk bisa menggali potensi baru, agar bisa merealisasikan target tahun ini.

''Melihat potensi yang ada dari sisi geografis dan sebaran pusat perekonomian di Lamongan, mestinya reklame menjadi objek garapan serius Pemda untuk dimaksimalkan pendapatan pajaknya," tutur Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen.

Politisi F-PDIP itu menekankan perlunya upaya serius agar dilakukan penataan ulang model reklame yang ada saat ini.

"Dan beralih pada penggunaan teknologi modern agar lebih menarik," imbuhnya.

Ketua Komisi B DPRD Lamongan, Supono mengapresiasi atas realisasi target pajak reklame tahun lalu. Pihaknya setiap tahun selalu mendorong OPD untuk selalu bisa memenuhi target capaian pendapatan asli daerah (PAD).  

‘’Setiap tahun kita dorong meningkatkan pendapatan daerah terutama sektor pajak, karena PAD kita banyak dari sektor pajak,’’ ucapnya.

Anggota Komisi B DPRD Lamongan, Muhammad Zahlul Kahel Iqbal meminta OPD terkait tidak berpuas diri atas tercapainya target pajak reklame tahun lalu.

''Meski tahun lalu sudah target, kami mendorong kedepan bisa naik secara signifikan. Saya berharap pendapatan dari reklame bisa tercapai 100 persen atau bahkan lebih di 2026,’’ ujarnya.

Kabid Perencanaan dan Penetapan Bapenda Lamongan, Misbahuddin berharap agar kedepan tren capain pajak reklame semakin baik dan meningkat.

‘’Sehingga penerimaan pajak reklame lebih maksimal sesuai potensi yang ada,’’ katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut dia, Bapenda akan lebih memakasimalkan kinerja, baik ekstensifikasi maupun intensifikasi melalui sinergi dengan instansi terkait dan pendataan serta pengawasan lapangan.

‘’Ketiga peningkatan tata kelola pajak daerah (reklame, red) serta peningkatan kualitas pelayanan bebasis digital,’’ ucap Udin, sapaan akrabnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#dprd lamongan #lamongan #Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) #pajak reklame