radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Kabupaten Lamongan terus menunjukkan progres nyata.
Dampaknya kini langsung dirasakan masyarakat luas.
Kinerja ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula).
Sejumlah ruas jalan strategis yang tuntas dibangun tahun ini di antaranya jalur Sumberwudi – Maduran, Pucuk – Sekaran, Dumpi – Sukobendu, Kedungpring – Sukobendu, Mantup – Ayamalas, Sambeng – Ngimbang, dan Kembangbahu – Sukobendu.
Kepala Desa (Kades) Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu, Nuriyanto, mengatakan, akses jalan yang baru tuntas dibangun tersebut merupakan poros utama alternatif menuju Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Kondisi jalan yang kini sudah mulus, sangat mendongkrak aktivitas perekonomian warga.
Mobilitas pekerja pabrik menjadi lebih mudah dan para pelajar pun semakin nyaman saat berangkat ke sekolah.
Di ruas Dumpiagung, saat ini masih tersisa sedikit perbaikan.
Dia berharap bisa segera dituntaskan.
"Alhamdulillah, program Pak Yes dan Mas Dirham merata, kami sangat senang," ujarnya.
Kades Sukobendu, Kecamatan Mantup, Wahab, menilai proyek jamula di desanya sangat luar biasa.
Akses jalan yang sebelumnya rusak parah dan minim penerangan, kini telah berubah menjadi bagus dan lebih terang.
Dia berharap perbaikan ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Yang mau berangkat kerja jadi senang karena jalannya sudah bagus,” tuturnya.
Camat Mantup, Ilyas, menjelaskan, perbaikan infrastruktur di wilayah selatan tahun ini menyasar beberapa titik strategis dan seluruhnya telah rampung dikerjakan.
Keberhasilan jamula di wilayahnya mempermudah roda transportasi karena menghubungkan beberapa wilayah.
Mulai dari Kecamatan Sugio, Kembangbahu, hingga akses ke Balongpanggang, Gresik.
“Masyarakat sangat senang. Semoga dengan infrastruktur yang baik, ekonomi masyarakatnya semakin tumbuh dan kesejahteraan meningkat," harapnya.
Sementara itu, Kasun Teleng, Desa Sonoadi, Kecamatan Karanggeneng, Muhammad Zeri, mengakui bagusnya perbaikan ruas jalan Sumberwudi – Maduran.
Selain melancarkan perdagangan, jalan yang mulus ini sangat membantu sektor pertanian.
Para tengkulak kini bisa langsung menjemput hasil panen ke tingkat petani, sehingga mampu memutus rantai penjualan yang panjang.
Zeri juga mengingatkan para pengguna jalan agar tidak terlena dengan kondisi jalan yang halus dan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.
"Jalannya sudah bagus, mari kita jaga bersama," ajaknya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan skala prioritas Pemkab Lamongan, dalam mendukung misi ke-3 RPJMD Kabupaten Lamongan.
Yakni, mewujudkan infrastruktur daerah yang mantap dan berwawasan lingkungan.
Sehingga infrastruktur berperan penting dalam memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata.
Bupati Yes menuturkan, program Jamula diarahkan untuk meningkatkan kemantapan jalan kabupaten guna mendukung konektivitas antar wilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta aksesibilitas masyarakat terhadap pusat pelayanan dasar dan kawasan produktif.
Dalam pelaksanaannya, penanganan jalan tahun 2025 mencapai panjang 31,161km yang tersebar di 38 ruas.
Dengan capaian tersebut, tingkat kemantapan jalan Kabupaten sepanjang 403,479 km atau setara dengan 60,47 persen dari total jalan kabupaten.
“Alhamdulillah capaian ini sudah melebihi target kemantapan jalan kabupaten yang ditetapkan sebesar 56,38 persen,” tutur Bupati Yes.
Tahun 2026 Pemkab Lamongan merencanakan pembangunan jalan Kabupaten sepanjang 25,480 km yang tersebar di 39 ruas jalan.
Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas serta kemantapan infrastruktur jalan. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma