radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pembenahan ke arah lebih modern dilakukan RSUD dr Soegiri Lamongan sepanjang tahun 2025.
Sejumlah inovasi layanan, peningkatan fasilitas, serta pengadaan alat kesehatan baru dihadirkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga mutu pelayanan rumah sakit daerah kebanggaan Lamongan tersebut.
Di antaranya, Poliklinik Bedah Toraks Kardiovaskuler (BTKV) yang ditangani dr Henderik Agus, Sp.BTKV. Layanan untuk menangani keluhan seperti varises, luka gangrene akibat diabetes, trauma dinding dada, hingga patah tulang iga ini, beroperasi setiap Sabtu pukul 08.00 — 12.00. Layanan ini sudah dapat diakses bagi peserta BPJS.
Kemudian, pembukaan Poliklinik Psikologi oleh psikolog klinis Fikri Yumna Aqila, S.Psi. Poliklinik yang beroperasi Senin — Jumat pukul 08.00 — 14.00 itu, menyediakan skrining gangguan mental, psikotes, konseling, hingga psikoterapi.
Selain itu, RSUD dr. Soegiri juga membuka Poliklinik Medical Check Up (MCU) oleh dr. Bramastya setiap hari kerja, serta Poliklinik Spesialis Bedah Mulut oleh drg. Saifullah Amri Sp.BM., M.Ked.Klin yang beroperasi Senin — Kamis dan Sabtu.
Untuk infrastruktur, gedung instalasi farmasi baru yang dilengkapi ruang perkantoran di lantai dua diresmikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Mei 2025.
Sejumlah unit seperti PDE, MPP, Komper, dan Komnakes kini menempati gedung tersebut untuk memperlancar pelayanan dan administrasi rumah sakit.
Sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD dr Soegiri telah menerima 84 dokter muda Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Selain itu, juga menerima mahasiswa praktik pendidikan dari Poltekkes Surabaya, Universitas Airlangga (D4 Radiologi & Keperawatan), Prodi Gizi Unesa, Prodi Gizi Unusa, Prodi Radiologi Politeknik Muhammadiyah Makassar, Prodi D3 Farmasi dan Profesi Ners UMLA, serta Stikes Rajekwesi untuk profesi bidan dan keperawatan.
Sementara alat kesehatan baru yang didatangkan salah satunya bronchoskopi. Alat ini untuk mendiagnosis penyakit saluran napas dan paru - paru, mengambil jaringan biopsi, hingga mengangkat benda asing dari saluran napas.
RSUD juga menambah alat RSWT, terapi noninvasif menggunakan gelombang kejut untuk mengurangi nyeri. Kehadiran alat - alat tersebut melengkapi perangkat medis modern seperti CT-Scan 128 slice, ESWL, endoskopi, laparoskopi, hingga C-arm.
RSUD dr Soegiri juga mengadakan kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. Bakti sosial operasi bibir sumbing gratis bagi warga Lamongan, digelar RSUD bekerja sama dengan RS Unair pada 1 November 2025. Program ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit membantu masyarakat yang membutuhkan layanan khusus, namun terkendala biaya.
Plt Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Abdur Rohmam SpPD., MEK, mengatakan, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen peningkatan mutu.
“Kami terus berupaya dan berkomitmen meningkatkan mutu layanan. Salah satunya dengan menaati regulasi yang ada, mengikuti perkembangan teknologi kesehatan, serta pendidikan kedokteran berkelanjutan baik formal maupun nonformal,” ujarnya.
"Sejumlah dokter kini tengah menempuh pendidikan subspesialis maupun fellowship di dalam negeri hingga ke Tiongkok. Dalam rentang waktu tertentu dilakukan evaluasi berkala terhadap kinerja,” jelasnya.
RSUD dr Soegiri Lamongan terus berkembang, menurut dr Abdur Rohmam, karena soliditas seluruh jajaran.
“Kolaborasi dan kerja sama jajaran manajemen hingga staf sangat penting untuk terus meningkatkan mutu layanan. SDM harus selalu mengembangkan kompetensi dan adaptif terhadap teknologi serta inovasi agar kepuasan pelanggan terus meningkat,” tuturnya.
“Tahun 2026 kami rencana membangun gedung cathlab. Kami juga akan membuka layanan poli andrologi dan pedodonsia. Ke depan lagi, layanan cathlab juga akan segera dibuka,” imbuhnya.
Dengan berbagai inovasi dan pengembangan tersebut, RSUD dr. Soegiri Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan sesuai standar regulasi—serta semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Lamongan. (lam)
Editor : Arya Nata Kesuma