radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Penerimaan daerah dari objek wisata bianglala hingga Oktober masih Rp 297 juta.
Nilai itu baru sekitar 72 persen dari targetnya Rp 412 juta tahun ini.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan, Teguh Ali Syahbudi, mengatakan, dinasnya akan mengupayakan bisa memenuhi target di akhir tahun.
"Kita upayakan bisa mencapai target yang ditetapkan, semua retribusi masuk ke kas daerah," katanya.
Dia beralasan ada sejumlah kendala selama ini.
Contohnya ketika hujan.
Bianglala tidak bisa beroperasi saat kondisi tersebut.
Selain itu, sebagian besar masyarakat sudah pernah naik bianglala.
Sehingga, kunjungan hanya mengandalkan warga luar.
Teguh menuturkan, target bianglala tahun ini tidak naik.
Sebab, kunjungannya memang turun dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut dia, dinasnya tetap berusaha memenuhi target.
‘’Kalau keinginan menambah wahana pasti, tapi kita lakukan bertahap sesuai kemampuan," tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma