LAMONGAN, Radarlamongan.co - Baznas Kabupaten Lamongan berhasil menghimpun dana titipan dari para muzaki untuk mustahik. Tahun 2024, meski belum melebihi target yang ditetapkan, namun realisasi zakat, infaq, sodakoh yang dihimpun mencapai Rp 6,9 miliar.
Karena itu, tahun ini target yang ditetapkan untuk Baznas Kabupaten Lamongan menjadi Rp 7,9 miliar. Indikator yang membuat potensi zakat meningkat di Lamongan diantaranya daftar tunggu haji dan umrah.
Ketua Baznas Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Mulyono mengatakan, untuk zakat 90 persen diperoleh dari ASN. Namun Baznas menerima zakat, infaq, dan sodakoh dari semua muzaki. Karena Baznas lembaga terpercaya yang ditunjuk pemerintah dalam mengelola zakat.
Tahun 2024, zakat dan infaq yang terkumpul sudah disalurkan kepada yang berhak menerima. Tercatat lebih dari 7 ribu sembako, 1 juta liter air bersih, hingga bantuan perbaikan rumah bagi yang membutuhkan.
Bahkan, tahun lalu Baznas Kabupaten Lamongan juga membantu biaya persalinan kepada warga Lamongan yang membutuhkan. ‘’Membebaskan bayi ini mungkin beda dari lainnya, dan Alhamdulillah kami mampu meringankan beban mereka,’’ ujarnya.
Tahun 2025, Bambang menjelaskan ada sejumlah program dari Baznas Kabupaten Lamongan. Salah satunya, menambah bantuan satu desa enam mustahik yang sebelumnya hanya lima, dengan nilai Rp 600 ribu per semester.
Pemberdayaan UMKM, salah satunya menyelamatkan mereka yang terkena rentenir dengan membayarkan bunga dari modal yang dipinjam. Yang segera akan dilaksanakan untuk membantu 50 pedagang di Pasar Sekaran Lamongan.
Kemudian, membayar iuran BPJS Kesehatan penggali kubur untuk mereka yang belum terkaver, yang saat ini masih proses pendataan. Nantinya setiap kecamatan akan dipilih enam.
Selain itu mendukung program pemerintah melalui beasiswa perintis. Yakni program satu keluarga satu sarjana. ‘’Kami akan berupaya mendukung program pemerintah dengan memberikan banyak manfaat bagi mereka yang membutuhkan,’’ ucapnya.
Program Taqwa, salah satunya gerakan bersih - bersih masjid dan mushollah, sebanyak 100 masjid atau mushollah yang sebagian besar sudah menjadi UPZ Baznas mendapat bantuan biaya operasional untuk bersih - bersih menjelang Ramadhan dari Baznas sebesar Rp 500 ribu
Baznas Kabupaten Lamongan juga sukses melaksanakan program Balai Ternak Ar-Rohmah di Desa Girik Kec. Ngimbang bersama BAZNAS RI dan Rojokoyo di Desa Pataan Kec. Sambeng bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Selain itu, Baznas Lamongan juga mendukung program pemerintah lainnya melalui lima program Baznas yakni Lamongan peduli, Lamongan taqwa, Lamongan cerdas, Lamongan berdaya, dan Lamongan sehat.
Dengan banyaknya program Baznas ini, Bambang mengajak masyarakat untuk berzakat melalui Baznas, karena Baznas lembaga penyalur zakat yang menerapkan aman secara syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI.
Selain itu hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Tahun 2024 Baznas Kabupaten Lamongan juga meraih hasil audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Raihan ini telah dicapai selama 4 tahun berturut-turut.
Rencana ke depan secara bertahap BAZNAS akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) utk penentuan calon mustahik penerima manfaat dari BAZNAS. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta