Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pemkab Lamongan Gandeng Mahasiswa untuk Percepat Pembangunan Desa 

Anjar Dwi Pradipta • Jumat, 24 Januari 2025 | 01:30 WIB

 

SEMANGAT: Bupati Yes saat menghadiri acara Fornasmala Pulang di Pendopo Lokatantra.
SEMANGAT: Bupati Yes saat menghadiri acara Fornasmala Pulang di Pendopo Lokatantra.

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggandeng forum nasional mahasiswa Lamongan (Fornasmala) untuk membangun desa.

Karena desa merupakan lokomotif yang membawa kemajuan daerah menuju kemajuan bangsa. 

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA mengatakan, kegiatan membangun desa sangat relevan dengan program yang dicanangkan pemerintah daerah dan pusat.

Sehingga dari hasil symposium ini akan memberikan dampak besar, dalam menentukan arah kebijakan di Lamongan. Serta mampu memunculkan ide kreatif dari generasi muda. 

Karena desa merupakan lokomotif yang bisa membawa kemajuan daerah, sehingga beragam upaya dilakukan untuk membangun desa yang berarti juga mensejahterakan masyarakat.

Untuk merealisasikan hal tersebut, tidak hanya mengandalkan dana desa. Tapi juga mendukung pemberdayaan potensi desa. Salah satunya melalui pertanian dan perikanan, yang menjadi potensi andalan Lamongan. 

‘’Keberhasilan membangun desa merupakan kontribusi dalam menyumbang pembangunan nasional.

Pemkab Lamongan akan terus melakukan terobosan, salah satunya menggandeng mahasiswa untuk melakukan pengabdian dalam membangun desa,” ujar Bupati Yes dalam acara symposium Fornasmala di Pendopo Lokatantra, Rabu (22/1). 

Bupati Yes menyebutkan, komitmen pemerintah dalam membangun desa diwujudkan dengan tidak adanya kategori desa tertinggal di Lamongan.

Padahal di Lamongan merupakan kabupaten dengan jumlah desa terbanyak di Jawa Timur.

Namun pemerintah mampu mewujudkan 239 desa mandiri dan 223 desa maju, yang berarti  seluruh desa di Lamongan memiliki kemampuan dalam melakukan pembangunan desa dan mensejahterakan masyarakatnya. 

Menurut Bupati Yes, karena kabupaten Lamongan tidak memiliki SDA yang tinggi, maka pemerintah berkomitmen untuk melahirkan generasi unggul dengan dibuktikan kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM) setiap tahunnya.

Tentu dengan SDM yang unggul akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari segi ketahanan sosial, ekonomi, hingga ekologi yang berkelanjutan. 

Bupati Yes juga siap mendukung program Presiden Prabowo Subianto, untuk mewujudkan swasembada pangan dalam satu tahun.

Karena potensi pertanian di Lamongan cukup produktif, dan selama ini Lamongan menjadi lumbung pangan provinsi.

Sehingga Bupati Yes semakin optimistis dengan program yang bisa berjalan beriringan ini, mampu menjadikan Lamongan semakin baik dan megilan. 

Ketua Fornasmala As’ad Khoirul Anas menambahkan, program pengabdian untuk Lamongan (pulang) tahun ini akan dilakukan di empat desa.

Diantaranya, Desa Pesanggrahan-Sekaran, Sukobendu-Mantup, dan Botoputih-Tikung.  

Pulang ini merupakan program mahasiswa asli Lamongan yang sudah menempuh pendidikan di berbagai kampus besar, untuk melakukan pengabdian bersama pemerintah dalam mewujudkan pembangunan desa. 

‘’Banyak program yang disiapkan untuk mambantu desa dalam pengembangan potensi dan penyediaan ruang public,’’ ucapnya. (rka/ind) 

 

 

 

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#bupati lamongan #Yuhronur Efendi #lamongan #Pemkab Lamongan #Bupati YES