Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Antisipasi Penularan, Pemkab Lamongan Gerak Cepat Tangani PMK

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 16 Januari 2025 | 23:19 WIB

 

TEKAN PENULARAN PMK: Bupati Yes bersama jajaran Forkopimda Lamongan melakukan disinfektan di pasar hewan Tikung, untuk mengantisipasi penyebaran virus PMK.
TEKAN PENULARAN PMK: Bupati Yes bersama jajaran Forkopimda Lamongan melakukan disinfektan di pasar hewan Tikung, untuk mengantisipasi penyebaran virus PMK.

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Pemerintah Kabupaten Lamongan gerak cepat dalam melakukan pencegahan kemunculan kasus baru penyakit mulut dan kuku (PMK) di Lamongan.

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA bersama Forkopimda melakukan penyemprotan disinfektan di pasar hewan Tikung. Meski sudah ditutup, pasar tersebut harus tetap disterilisasi dari virus PMK.

Setelah Pemprov Jawa Timur merilis temuan PMK, tentunya Lamongan menjadi salah satu kabupaten yang terpapar.

Tapi beruntung, sebagian besar peternak Lamongan sadar untuk melakukan pencegahan dengan vaksinasi.

Bupati Yes merasa optimistis angka penularan PMK bisa ditekan dan sapi yang sakit bisa disembuhkan.

Karena tahun lalu, semua ternak di Lamongan sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

‘’Saya optimistis ternak yang terpapar PMK bisa disembuhkan karena sudah divaksin,” ujarnya ketika melakukan vaksinasi PMK di kandang ternak H. Suwito Tikung, kemarin (15/1).

Bupati Yes menjelaskan, pemberian vaksin dan sosialisasi imbauan kewaspadaan bagi peternak, dapat memutus penyebaran kasus PMK.

Pemerintah akan terus mengupayakan dalam memutus rantai penularan dengan membatasi akses keluar masuk ternak di Lamongan serta mengedukasi peternak.

‘’Kami bersama Forkopimda turun langsung mengecek pemberian vaksin untuk ternak sehat, dan Insya Allah kami akan melakukan pencegahan berkala dalam memutus penularan PMK,” terang Bupati Yes.

Menurut Bupati Yes, selama periode Januari 2025 sudah 735 ekor ternak yang sudah divaksin. Kemarin ada tambahan di tiga wilayah Puskeswan yakni Tikung, Sukodadi, dan Solokuro.

‘’Kita siapkan 7 ribu lebih dosis vaksin untuk pencegahan PMK, pembagian disinfektan dan vitamin ternak untuk peternak di Balongwangi,” terang Bupati Yes.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Adimas Candra Putra menuturkan, jumlah kematian PMK sekitar 10 persen dari angka suspek.

Dimana peluang untuk kesembuhan cukup tinggi, karena 220 ternak berhasil sembuh dari suspek PMK.

‘’Dengan upaya yang dilakukan bersama, kami yakin PMK bisa disembuhkan. Saya minta peternak jangan sampai tergiur dengan membeli ternak harga murah, karena itu hanya modus,” tuturnya.

Kodim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan menambahkan, peternak harus lebih tanggap dengan kondisi ternak.

Jika ada yang sakit segera melapor untuk dilakukan penanganan sesuai gejala.

‘’Segera lapor ke petugas kesehatan hewan untuk memutus rantai penularan dan penanganan maksimal,” imbuhnya. (rka)

Editor : Anjar D. Pradipta
#pmk #lamongan #sapi #Bupati YES