LAMONGAN, Radarlamongan.co – Siswa-siswi di Lamongan menyambut positif program makan bergizi gratis, yang mulai diuji coba pada beberapa sekolah di Lamongan, Senin (6/1).
Uji coba ini menyasar 3.500 siswa dari enam sekolah selama lima hari. Nanti penerapannya akan dievaluasi.
Ratu, salah satu siswi SMAN 1 Lamongan merasa senang dengan adanya program makan siang gratis ini.
Karena uang sakunya bisa untuk kebutuhan lain. Dia biasanya membawa bekal sendiri, tapi sekarang tidak perlu.
‘’Enak masakannya, lumayan bisa menghemat,’’ ujarnya.
Dandim 0812 Lamongan Letkol. Arm. Ketut Wira Purbawan menjelaskan, persiapan program makan bergizi ini dilakukan dengan kehati-hatian.
Sehingga dilakukan kolaborasi dengan banyak pihak, untuk menyediakan makanan bergizi untuk pelajar.
Dia memastikan, mitra ketiga (katering) dan supplier yang mendukung kegiatan ini juga diseleksi ketat.
Uji coba ini dilakukan lima hari dengan menggunakan tipe tiga, yang anggarannya dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebab untuk dapur sehat di Jotosanur masih proses dibangun, dan nantinya akan membantu dalam pemenuhan kebutuhan makan bergizi.
‘’Kita melibatkan ahli gizi dengan harapan dari asupan makanan sehat dan bergizi akan menjadikan generasi berkualitas,” terangnya.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Lamongan, Agustina Nurul Hardian menuturkan, uji coba ini merupakan pilot project dari program makan bergizi.
Nantinya setiap kecamatan ada dapur umum, yang disesuaikan dengan jumlah siswa.
Sebab yang dikaver mulai PAUD, TK, hingga SMA. Termasuk ibu hamil, menyusui, dan balita.
Terkait anggaran sama yakni Rp 10 ribu, tapi untuk kebutuhan setiap anak berbeda.
Sehingga, nantinya akan dibantu ahli gizi untuk mengatur gramasi untuk memenuhi kebutuhan gizi.
Misalnya untuk menu sayur. Karena banyak yang tidak suka, maka akan diganti agar anak terbiasa.
Agustina mengaku, tugasnya mengawasi, menjalankan, dan memastikan program ini berjalan sesuai alur.
‘’Kita ada dua alternatif dapur dibangun pusat dan mitra, kedepan akan disesuaikan oleh BGN,” imbuhnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, uji coba program Presiden RI Prabowo Subianto di Lamongan berjalan lancar.
‘’Pemerintah kabupaten menyambut baik program ini, dan semoga dengan pemenuhan gizi yang cukup bisa membantu mempersiapkan generasi Lamongan yang unggul,” ucap Bupati Yes.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan menambahkan, Pemkab Lamongan mendukung penuh program pemerintah pemberian makan bergizi gratis ini, yakni dengan menyiapkan anggaran Rp 10 miliar.
Peruntukannya nanti akan disesuaikan dengan arahan pusat. Jika diminta sharing pendampingan program dari pusat, daerah sudah menyiapkan anggaran khusus.
Namun, diakuinya, hingga saat ini masih belum ada juknis dari pusat berapa nilai anggaran yang harus disiapkan daerah.
‘’Kami sudah siapkan anggaran khusus jika nanti ada sharing dana untuk pendampingan program tersebut,” tutur Nalikan. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta