Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lamongan Kembali Alami Peningkatan, Unggul dari Bojonegoro dan Tuban 

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 16 Desember 2024 | 22:02 WIB
Grafis : Ainur Ochiem / Radar Bjn
Grafis : Ainur Ochiem / Radar Bjn

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Lamongan selalu mengalami peningkatan sejak Tahun 2020. Lima tahun terakhir rerata peningkatannya sebesar 0,82 persen per tahun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lamongan, Bagyo Tri Laksono menjelaskan, IPM Lamongan tahun ini mencapai 79,90 poin. ‘’Meningkat 0,61 poin dari sebelumnya,’’ terangnya.

Bagyo mengatakan, IPM ini dibentuk dari tiga dimensi. Meliputi dimensi kesehatan dinyatakan dengan angka harapan hidup cukup tinggi.

Bayi yang lahir tahun ini memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 75,07 tahun, yakni meningkat 0,21 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

‘’Dari dimensi pendidikan kita naik, meski masih belum terlalu tinggi, jadi masih tinggi yang harapan hidup,’’ ujarnya.

Selain itu dimensi ekonomi, indikatornya pada kemampuan daya beli masyarakat mengalami peningkatan. Menurut dia, IPM di Kabupaten Lamongan termasuk tinggi jika dibandingkan kabupaten tetangga.

Lebih baik dari Bojonegoro yang hanya 72,75 poin dan Tuban 72,31 poin. Hanya kalah dari Kabupaten Gresik yang sudah mencapai IPM 78,93 poin, 

‘’Dari beberapa tetangga kita termasuk yang tinggi,’’ imbuhnya.

Bagyo berharap dari sisi kesehatan harus terus dipertahankan. Sedangkan, yang menjadi PR bersama adalah dari dimensi pendidikan, yang harus terus dipacu agar masyarakat Lamongan terus semangat dalam mengenyam pendidikan.

Sebab, diakuinya, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur tujuh tahun meningkat 0,01 tahun dibanding tahun sebelumnya, dari 14,02 tahun menjadi 14,03 tahun.

Sedangkan rerata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,14 tahun, dari 8,43 tahun menjadi 8,48 tahun. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #badan pusat stastik (bps) #indeks pembangunan manusia